loading...
Gropyokan tikus di Desa Kunden Kecamatan Bulu Sukoharjo. Dok. Pendim 0726

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Petani Desa Kunden Kecamatan Bulu Sukoharjo dibantu TNI dari Koramil 3 Bulu melaksanakan gropyokan tikus saat Musim Tanam (MT 1) 2020 ini.

Informasi yang dihimpun, Kamis (16/1/2020), gropyokan tikus selama masa sebelum musim tanam merupakan langkah antisipasi yang efektif untuk menjamin keberhasilan tanam padi hingga melewati masa panen. Karena hama tikus sering mengakibatkan bukan hanya gagal panen, bahkan gagal tanam.

Ini terjadi karena binatang pengerat ini sudah merusak tanaman padi saat sedang tumbuh pasca ditanam. Serangan hama tikus hampir terjadi setiap musim tanam dengan kerusakan mencapai 15-20 persen tiap tahunnya.

Baca Juga :  Percobaan Perampokan di Apotik Mulya Farma Kedungjambal Tawangsari Sukoharjo, Polisi Buru 2 Pelaku

Menurut Babinsa Koramil 3 Bulu Serda Heri Santoso kegiatan serupa akan dilakukan secara rutin untuk mencegah kerusakan tanaman dan gagal panen yang dapat merugikan petani. Tikus menyerang padi saat malam, pada siangnya tikus bersembunyi di dalam lubang pada tanggul irigasi, jalan sawah, pematang, jalan kereta api, dan daerah perkampungan dekat sawah.

“Gropyokan akan terus dilanjutkan untuk membantu petani mengatasi hama tikus sejak awal. Karena hama ini sedah menyerang atau mengerat tanaman padi pasca musim tanam hanya untuk kesenangan saja sehingga padi rusak gagal tumbuh,” kata Babinsa.

Selain petani dan anggota TNI, gropyokan tikus melibatkan penyuluh pertanian lapangan (PPL) Kecamatan Bulu, Ketua Gapoktan dan 25 orang anggotanya serta Bhabinkamtibmas Brigadir Rendy.

Baca Juga :  Nekat Banget, 8 Remaja di Sukoharjo Gelar Pesta Miras di Taman Lalulintas. Digerebek Polisi, Langsung Digelandang dan Dihukum Push Up

Puluhan tikus dewasa berhasil dimusnahkan dengan cara pengasapan, pengairan pada lubang-lubang/sarang tikus dan diracun. Obat pengasapan diperoleh dari bantuan Dinas Pertanian Sukoharjo. Aria