loading...
Foto/Humas Polda

TEGAL, JOGLOSEMAR NEWS.COM Seorang nelayan kapal tradisional hilang saat tengah mencari ikan di tengah laut.

Pencarian sudah dilaksanakan selama 3 hari, pada hari ini tim gabungan Satpolairud, TNIAL, KPLP dan Basarnas melaksanakn penyisiran di perairan sebalah utara.

Kapolres Tegal Kota, AKBP Siti Rondhijah melalui Kasat Polair AKP, Totok Hadi menjelaskan pada hari ini pihaknya melaksanakan penyisiran pada bagian utara dan memperluas daerah pencarian dan berangkat sekitar pukul 07.30 WIB.

“Pencarian dilakukan dengan penyisiran dimulai dari sebelah barat perairan Tegal sampai dengan sebelah timur perairan Tegal (muara sungai Ketiwon). Kegiatan SAR ini juga dilakukan dengan berkordinasi dengan TNI AL, KPLP, BPBD (Basarnas) dan melibatkan komunitas nelayan setempat,” ungkapnya dilansir Tribratanews.

Baca Juga :  Mobil Avanza Mulus Gasak Tiang Telpon dan Jungkir Balik di Jalur Karangbolong. Tak Benjol Sebesar Bakpao, Tapi Begini Kondisi Pengemudinya!

Diperkirakan korban sudah bergeser jauh dari lokasi awal korban jatuh. Hal itu didasarkan karena arus cukup kencang yang mengarah ke arah timur.

Sementara itu, identitas nelayan yang hilang yaitu Surono warga Jalan Brawijaya Rt 01 Rw 02 Kelurahan Muarareja, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal.

Ditemui di kediamannya Rodhiah (44) isteri dari korban menuturkan hilangnya suaminya diketahui saat ia biasannya menjemput korban sekitar pukul 11.00 WIB di pelabuhan Jongor. Tapi saat kejadian ditunggu hingga pukul 12.00 WIB korban tak kunjung datang.

Tetapi hanya kapal yang biasa ia pakai untuk melaut yang terlihat sedang ditarik oleh tetangganya yang tengah melihat di tengah laut tanpa adanya korban.

Baca Juga :  Sempurna Jahatnya, Sudah Curi Motor Lalu Dipakai Njambret Perempuan. Akhirnya Dibekuk Jalan Ring Road Utara

“Saya kaget ketika hanya kapalnya saja yang datang selanjutnya saya langsung laporan agar suami saya ditemukan.” ucapnya. JSnews