loading...

JAKARTA, JOGLOSEMAR NEWS.COM  – Juru Bicara Wakil Presiden, Masduki Baidlowi, membantah anggapan jika peran Ma’ruf Amin sebagai wakil presiden kurang signifikan dalam 100 hari Kabinet Indonesia Maju ini.

Menurut dia, Ma’ruf selama ini bekerja keras meski pemberitaan mengenai hal itu di media massa kurang.

“Saya gak ngerti ukuran pengamat apa. Kalau pemberitan, ya, agak susah karena Wapres enggak gunakan sistem pasukan medsos yang canggih,” katanya saat dihubungi Selasa (28/1/2020).

Masduki menampik pula jika Ma’ruf dinilai kurang bersuara di sejumlah isu yang menarik perhatian masyarakat seperti pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi.

“Bersuara, sering. Berulangkali ditanya wartawan Pak Kiai jawab. Jadi enggak benar,” tuturnya.

Ia menjelaskan dalam 100 hari ini Ma’ruf Amin telah menjalankan dengan maksimal tugas-tugas pokok yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Contohnya, upaya pemerintah mengentaskan kemiskinan, mengatasi kerdil (stunting), dan pengembangan UMKM.

Menurut Masduki, dibandingkan dengan yang ditangani Presiden Jokowi, isu yang ditangani Wakil Presiden Ma’ruf Amin di luar radikalisme, memang kurang seksi dari sisi pemberitaan.

“Kurang hot di mata wartawan. Tapi sebagai tugas, sudah dilaksanakan penuh oleh Wapres.”

Selain itu, pemerintahan tidak melihat kinerja dalam waktu 100 hari pertama.

“Ini, kan kerja ke depan agar lebih baik,” kata Masduki.

www.tempo.co

Baca Juga :  WNI Eks ISIS Masih Berharap Pemerintah Berubah Pikiran