JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Ditinggal Yuni, Wabup Sragen Dedy Endriyatno Akhirnya Buka Suara Soal Peluangnya Maju ke Pilkada. Gerindra Isyaratkan 2 Pilihan!

8719
Dedy Endriyatno dan Sriyanto Saputro. Foto kolase/Wardoyo
loading...
Dedy Endriyatno dan Sriyanto Saputro. Foto kolase/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Wakil Bupati (Wabup) Sragen, Dedy Endriyatno akhirnya angkat bicara soal masa depannya di Pilkada Sragen 2020 usai dipastikan tak lagi digandeng Yuni.

Kepada wartawan, kader PKS itu mengaku belum mengambil langkah lebih lanjut, dalam menghadapi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Sragen 2020 mendatang.

Namun politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengaku dirinya dan partai tengah intens menjalin komunikasi dengan berbagai partai politik (parpol) dan tokoh, sebelum menentukan sikap lebih lanjut.

“Saat ini sudah ada komunikasi dengan berbagai pihak,” paparnya kepada wartawan di Sragen, Senin (24/2/2020).

Ia menguraikan perihal rekomendasi sebenarnya bukan masalah yang susah. Sebab dirinya sudah bertemu dengan Presiden PKS dan membahas masalah Pilbup Sragen 2020.

Menurut dia, semua langkah yang diambil nantinya pasti mempertimbangkan kepentingan masyarakat Sragen, bukan untuk kepentingan orang perorang atau kelompok.

“Kalau partai pertimbangannya harus maju, maka ya harus maju,” tegasnya.

Mantan legislator itu hanya menyebut dirinya siap untuk memberikan yang terbaik untuk masyarakat Sragen.  Namun dengan hanya enam kursi di DPRD Sragen, tentunya PKS memang membutuhkan dukungan dari parpol lain untuk bisa mengusung calon di Pilkada.

Baca Juga :  Data Terbaru Corona Sragen Hari Ini. Jumlah PP dari Luar Negeri dan Daerah Positif Melonjak 583 Orang, 30 Warga ODP dan 3 Pasien Dalam Pengawasan

Sebelumnya, Ketua DPD PKS Sragen, Idris Burhanudin juga menyampaikan tengah menjalin komunikasi dengan beberapa partai.

Di antaranya Nasdem, Partai Gerindra, Partai Golkar dan PAN. Bahkan ia mengisyaratkan sudah banyak pihak dan tokoh yang mengontak baik untuk mendukung Dedy maupun mengajak berpasangan dan maju Pilkada.

“Tapi soal nama belum bisa kami sampaikan,” terangnya.

Terpisah, Sekretaris DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Sriyanto Saputro menegaskan Gerindra juga masih mengintensifkan lobi-lobi politik untuk menghadapi Pilkada Sragen.

Perihal peluang, menurutnya Gerindra bisa menempuh dua opsi yakni membangun poros baru dengan parpol di luar PDIP dan PKB, atau kemungkinan juga bisa bergabung dengan PDIP dan PKB.

Pihaknya tidak mempermasalahkan perjalanan Yuni yang pernah menang bersama Gerindra, namun kemudian meninggalkan Gerindra saat dipercaya sebagai ketua dewan pembina DPC Gerindra.

Baca Juga :  Buntut Penganiayaan 2 Warga PSHT di Sragen, Situasi Mondokan Sempat Mencekam. Ratusan Pendekar dari Berbagai Daerah Dikabarkan Berkumpul di Dekat Mapolsek

”Dalam politik kami tidak boleh baper, apalagi Gerindra sudah terbiasa dan kebal dikhianati, kami positif thinking saja,” paparnya.

Meski demikian, Sriyanto memandang saat ini pihaknya memang lebih condong mendorong poros baru untuk menciptakan rivalitas bagi Yuni-Suroto.

Menurutnya, adanya rivalitas akan lebih baik sehingga tidak melawan kotak kosong dan memberikan pilihan bagi warga Sragen.

”Di level DPC, kami sudah berkomunikasi dengan PKS, Golkar, dan bahkan dengan PDIP juga komunikasi,” tandasnya. Wardoyo