JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Geger Penemuan Mayat Pemuda Mengapung di Sungai Mbah Bengok Gondang Sragen. Diduga Punya Gangguan Syaraf

Tim BPBD dan PMI Sragen saat mengevakuasi jasad pria yang tewas di Kali Mbah Bengok, Gondang, Sabtu (1/2/2020). Foto/Wardoyo
Tim BPBD dan PMI Sragen saat mengevakuasi jasad pria yang tewas di Kali Mbah Bengok, Gondang, Sabtu (1/2/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Warga Gondang digegerkan dengan temuan mayat di Sungai Gondang atau Kali Mbah Bengok, Dukuh Gondang Baru  RT 14, Ds. Gondang, Gondang, Sragen, Sabtu (1/2/2020).

Mayat pria yang diketahui bernama Alfan (33) warga Dukuh Piji RT 12 Glonggong, Gondang itu ditemukan tak bernyawa mengapung di sungai.

Data yang dihimpun di lapangan, penemuan mayat itu diketahui sekira pukul 08.15 WIB. Mayat kali pertama ditemukan oleh Subakdi (61) warga Gondang Baru RT 14, Desa Gondang, Sragen.

Ceritanya, Subakdi sekira pukul 08.10 WIB tengah mengumpulkan kayu di depan rumah. Ia lantas curiga dengan kerumunan warga yang sudah mendapati Alfan dalam kondisi tak bernyawa di sungai.

Baca Juga :  Rumah Suharto di Plupuh Sragen Diamuk Kobaran Api. Warga Sempat Berhamburan Bantu Pemadaman, Kerugian Jutaan Rupiah

Temuan itu langsung dilaporkan ke Polsek setempat. Tak lama berselang, tim Polsek bersama BPBD dan PMI Sragen langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan okah TKP dan mengevakuasi jasad korban.

“Seusai dievakuasi, jasad korban kemudian dibawa ke Puskesmas untuk dilakukan identifikasi,” papar Sekda Tatag Prabawanto, Sabtu (1/2/2020).

Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi mengatakan seusai menerima laporan, tim langsung meluncur untuk melakukan evakuasi jasad ke Puskesmas.

Baca Juga :  Curhat Sukiman Usai Gagal Daftar ke Pilkada Sragen. Ungkap Perjuangan 10 Hari Rela Bertahan di Jakarta Demi Kejar Rekom, Ternyata Semua Ikhtiar Berakhir Sia-Sia

Kapolsek Gondang, AKP Kabar Bandiyanto mewakili Kapolres AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo membenarkan kejadian itu. Menurutnya hasil olah TKP, tidak ditemukan tanda kekerasan dan penganiayaan.

“Tudak ada tanda kekerasan atau penganiayaan,” tukasnya.

Dari keterangan kerabat, korban memiliki riwayat penyakit step atau kejang-kejang. Menurut warga, korban juga memiliki riwayat gangguan pada syaraf.

Diduga kuat, korban berniat mandi namun penyakitnya kambuh sehingga tewas di aliran sungai. Wardoyo