JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Hasil Hari Ketiga Ujian SKD CPNS Sragen, 127 Peserta Langsung Dinyatakan Gagal. Jumlah Peserta Lolos Passing Grade Menurun, Skor Tertinggi 400 Lebih Sedikit

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat meninjau pelaksanaan ujian SKD seleksi CPNS Sragen di LKPPS Gondangrejo, Karanganyar. Foto/Wardoyo
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat meninjau pelaksanaan ujian SKD seleksi CPNS Sragen di LKPPS Gondangrejo, Karanganyar. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Sebanyak 127 peserta ujian seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS Kabupaten Sragen hari ketiga, Rabu (4/2/2020) harus gugur prematur.

Mereka dinyatakan langsung gugur lantaran kedapatan tidak mengikuti ujian alias mangkir. Data yang dihimpun dari BKP SDM Sragen, 127 peserta itu tersebar di 5 sesi ujian yang digelar hari ini tadi di LKPPS Gondangrejo, Karanganyar.

Untuk sesi pertama, dari 450 peserta ada sekitar 52 peserta yang dilaporkan tidak hadir. Kemudian di sesi kedua ada 42 peserta yang juga tidak mengikuti ujian.

Baca Juga :  Pulang dari Jakarta, Warga Miri Sragen Ketahuan Positif Covid-19 dan Dirawat di Rumah Sakit. Jumlah Kasus Positif Melonjak Jadi 514, Jumlah Warga Meninggal Sudah 68 Orang

Lantas di sesi ketiga tercatat ada 5 peserta yang tidak mengikuti ujian.
Sementara di 2 sesi terakhir yakni sesi ke-4 ada 9 peserta yang mangkir dan di sesi kelima ada 19 peserta yang tidak hadir dan mengikuti ujian.

“Total ada 127 peserta yang tidak hadir dan mengikuti ujian pada hari ketiga ini tadi. Karena tidak mengikuti ujian maka peserta tersebut secara otomatis dinyatakan gagal,” papar Kepala BKPSDM Sragen, Sutrisna, Rabu (5/2/2020).

Ia menguraikan secara umum pelaksanaan ujian SKD hari ketiga tadi berlangsung relatif lancar.

Baca Juga :  Kabar Duka Sragen, 2 Warga Gondang dan Gemolong Suspek Covid-19 Meninggal Hari Ini. Berikut Daftar Lengkap 12 Pasien Positif, 2 Pasien Meninggal dan Riwayat Penularannya!

Sempat terganggu dengan insiden listrik padam, namun kejadian itu bisa teratasi dan tidak sampai mengganggu pelaksanaan ujian maupun hasil para peserta.

Sementara perihal kelulusan peserta, Sutrisna menguraikan untuk hari ketiga jumlah peserta yang lolos passing grade masih di bawah hari pertama. Di hari ketiga, raihan skor tertinggi juga masih di bawah hari sebelumnya.

“Hari ini tadi nilai tertinggi hanya 400 sekian, masih di bawah hari kemarin yang skor tingginya 422,” pungkasnya. Wardoyo