JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Polemik Pemulangan Penyidik KPK, Nasib Kompol Rossa Terkatung-katung

Ketua Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (WP KPK) Yudi Purnomo Harahap, memberikan keterangan kepada awak media, di gedung KPK, Jakarta, Senin (22/7/2019) / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Nasib Komisaris Polisi (Kompol) Rossa Purbo Bekti yang menjadi penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi terkatung-katung.

Wadah Pegawai KPK mengatakan tak tahu posisi kepegawaian penyidik Kompol Rossa Purbo Bekti.

Paslanya, Kompol Rossa sudah diberhentikan dari KPK, namun Kepolisian berkukuh tak menarik penyidik ini.

“Ya itulah,kasihan dengan nasib Mas Rossa, mengatung-ngatung,” kata Ketua WP KPK Yudi Purnomo di kantornya, Jumat (7/2/2020).

Baca Juga :  Driver Ojek Online Berharap Boleh Angkut Penumpang di Tengah PSBB Total

Meski demikian, Yudi mengatakan Rossa sebenarnya masih ingin di KPK hingga masa kerjanya selesai pada September 2020.

Di lain sisi, Ketua KPK Firli Bahuri sebelumnya mengatakan Rossa sudah diberhentikan. Surat Keputusan Pemberhentian telah diterbitkan pada 22 Januari 2020.

“Pimpinan KPK tidak membatalkan keputusan untuk mengembalikan yang bersangkutan,” kata Yudi.

Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri berkata status pegawai KPK yang sudah diberhentikan tak bisa serta merta dibatalkan.

Baca Juga :  Sempat Dirawat Karena Terpapar Covid-19, Sekda DKI, Saefullah Akhirnya Meninggal

“Enggak, karena itu kan sudah dikembalikan sesuai aturan yang ada,” ujar dia.

Ia mengatakan Rossa bisa saja kembali kerja di KPK kalau ada perekrutan lagi.

Sementara, menurut Yudi, polemik posisi koleganya ini sebenarnya sederhana. Ia mengatakan Pimpinan KPK sebetulnya bisa mencabut SK pemberhentian Kompol Rossa.

“Sebenarnya tinggal dicabut oleh pimpinan,” kata dia. Namun, ia heran mengapa pimpinan tak melakukannya.

www.tempo.co