JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Suryopratomo Mundur dari Bursa Dirut TVRI, Ini Sebabnya

Kain hitam bertuliskan #SaveTVRI terbentang di sejumlah titik di gedung TVRI, Senin (20/1/2020) / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Suryopratomo resmi mengundurkan diri dari bursa Direktur Utama (Dirut) TVRI secara tertulis per 24 Februari.

Penguduran diri tersebut, dikatakannya, dilakukan karena terkait isu tidak sehat yang menyangkut dirinya.

Ketua Komite penyelamat TVRI, Agil Samal memberikan apresiasi atas keputusan Suryopratomo mengundurkan diri dari proses seleksi calon Dirut Pengganti Antarwaktu (PAW) TVRI tersebut.

Sebelumnya beredar isu pencalonan Suryopratomo dikaitkan sebagai upaya sebuah sebuah stasiun televisi yang pernah dipimpin Suryopratomo ingin mendominasi TVRI dalam kepemimpinan pasca Helmy Yahya.

Baca Juga :  Melanggar Protokol Kesehatan Covid-19, Sebanyak 24 Warga Kota Banda Aceh Dihukum Menghafal Surat Pendek Alquran

“Langkah mas Tommy untuk mundur itu sudah tepat, karena proses seleksi ini sudah diperingatkan oleh Komisi I, karena sengketa ini tengah diproses secara legislasi, lagipula tidak sebanding dengan nama besar seorang Suryopratomo sebagai wartawan senior harus ikut bergumul dalam suatu proses yang cacat hukum dan penuh intrik” kata Agil, Senin (24/2/2020).

Baca Juga :  Banjir Menerjang, 49 RT dan 23 Jalan di Jakarta Terendam

Suryopratomo sebelumnya menjabat direktur utama Metro Tv itu mendaftar dan ikut seleksi calon dirut TVRI hingga proses seleksi administrasi. Suryopratomo melayangkan surat pengunduran diri siang tadi pada saat proses seleksi tengah berlangsung.

Dalam proses seleksi calon dirut ini, Ketua Komite Penyelamat TVRI menilai dewan pengawas tidak berhitung akan dampak dan kelanjutan TVRI ke depan. Agil mengkhawatirkan hasil yang diperoleh dari proses yang tidak matang ini akan berakibat pada kelanjutan kepemimpinan TVRI nanti.

www.tempo.co