loading...

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Mengantisipasi terjadinya banjir di wilayah Sukoharjo, sejumlah pihak memberikan saluran air dan pintu air dari sumbatan sampah.

Mengingat beberapa hari ini curah hujan di wilayah Sukoharjo cukup tinggi. Di beberapa wilayah Sukoharjo terlihat mulai tergenang air, aliran sungai di beberapa wilayahpun juga mengalami kenaikan debit air.

Hal ini cukup menjadi perhatian terutama sungai-sungai yang meluap atau membawa material sampah yang menggangu kelancaran arus sungai karena menutup pintu air.

Baca Juga :  Jelang New Normal Langkah Ini yang Diambil Polres dan Kodim Sukoharjo. Salah Satunya Blusukan ke Pasar

Sebagaimana terjadi di dam/pintu air Pilang Desa Karangwuni Kecamatan Weru. Dam tersumbat tumpukan sampah berupa materiil ranting-ranting dan dahan pohon kering.

Danramil Weru Kapten Inf Sumardi melihat kondisi tersebut segera berkoordinasi dengan instansi lain serta warga setempat untuk mengatasi sumbatan air dengan dilaksanakan kerja bakti. Para anggota Koramil Weru, Polsek, BBWSBS, BPBD, Perangkat Kelurahan, Kecamatan dan masyarakat sekitar tampak mulai membersihkan dam/pintu air Pilang Desa Karangwuni dan Tegalsari Kecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo tersebut.

Baca Juga :  Ini Lho Jumlah Kasus Positif Corona di Sukoharjo. Terbaru Ada Penambahan Dari Tenaga Medis

“Pada dasarnya kami anggota Koramil Weru senantiasa siap membantu masyarakat yang terdampak oleh curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini, seperti halnya hari ini, langkah pembersihan pintu air ini merupakan antisipasi agar sungai tidak meluap menggenangi pemukiman warga dan persawahan,” kata Danramil Kapten Inf Sumardi. Aria