loading...

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Meskipun disematkan status kejadian luar biasa (KLB) di Kota Solo, namun 6.455 siswa jenjang SMA di Kota Bengawan masih mengikuti Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN). Para siswa tersebut akan mengikuti tiga hari terkahir UASBN hingga Rabu (18/3/2020) mendatang dan kemudian belajar di rumah.

“UASBN sudah terlaksana sejak Senin (9/3/2020) lalu dan akan berakhir Rabu (18/3/2020). Berdasarkan keputusan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, proses ujian terus berlanjut sesuai jadwal,” terang Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Solo, Agung Wijayanto, Senin (16/3/2020).

Baca Juga :  Update Corona Sragen 28 Mei, Pasien Sembuh Bertambah, Tapi Satu PDP Kembali Meninggal. ODP Turun 3 Orang dan 1 Positif Berhasil Sembuh, Total 17 Meninggal Dunia

Menurut Agung, hal itu berdasarkan kenyataan dimana tidak seluruh daerah di Jawa Tengah berstatus KLB Corona saat keputusan tersebut dibuat.

“Dimungkinkan ada standar khusus bagi siswa yang akan melaksanakan ujian. Misalnya masalah kebersihan dan interaksi dengan sesama siswa atau guru. UASBN kali ini diikuti oleh 39 SMA yang terdiri dari 10 SMA/MA Negeri dan 29 Swasta. Total peserta yang mengikuti ujian sebanyak 6.455 siswa yang terdiri dari 3.472 siswa negeri dan 2.983 siswa swasta,” imbuhnya.

Baca Juga :  Pecah Lagi, 2 PNS Asal Karanganyar Dinyatakan Positif Terpapar Covid-19. Dari Jaten dan Karanganyar Kota, Jadi Kasus Baru Setelah Sepekan Lebih Zero Positif 

Agung menjelaskan, para siswa tersebut juga tetap akan mengikuti Ujian Nasional Berstandar Nasional (UNBK) pada 30-31 Maret dan 1-2 April 2020.

Di sisi lain, hal senada disampaikan Ketua MKKS SMP, Sutarmo. Siswa SMP juga tetap akan melaksanakan ujian sesuai jadwal.

“Jadwalnya tanggal 1 April 2020 mendatang. Sekarang mereka sedang menyelesaikan ujian tengah semester. Hanya beberapa sekolah yang belum menyelesaikan, yang lain sudah,” tukasnya. Prihatsari