JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Buruan, Masker Ramah Lingkungan Produksi SMK Citra Medika Sragen Hanya Dibanderol Rp 6.000 Perbiji. Hand Sanitizer Mulai Rp 7.000 dan Rp 25.000

Salah satu siswi SMK Citra Medika Sragen saat memperkenalkan masker produksi SMK Citra Medika Sragen yang diklaim harga lebih terjangkau dan ramah lingkungan, Kamis (12/3/2020). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Salah satu siswi SMK Citra Medika Sragen saat memperkenalkan masker produksi SMK Citra Medika Sragen yang diklaim harga lebih terjangkau dan ramah lingkungan, Kamis (12/3/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM
Prihatin dengan ancaman virus corona, SMK Citra Medika Sragen langsung tanggap dan siaga dengan berinovasi meluncurkan produk masker antiseptik dan hand sanitizer.

Produk masker dan hand sanitizer produksi SMK kesehatan itu dibanderol dengan harga cukup murah.

Kepala SMK Citra Medika Sragen, Nano Priyanto mengungkapkan untuk masker ramah lingkungan dibanderol hanya Rp 6.000 perbiji. Sedangkan produk hand sanitizer dibanderol dengan dua harga.

“Hand sanitizer yang kecil Rp 7.000 sedangkan kemasan besar Rp 25.000. Untuk barang semua tersedia dengan stok yang memadai. Silakan apabila masyarakat membutuhkan bisa membeli ke sekolah kami,” paparnya Senin (16/3/2020).

Produk masker dan hand sanitizer dari SMK kesehatan yang berlokasi di Nglorog, Sragen itu tidak dibanderol dengan harga lebih terjangkau tapi ramah lingkungan.

Nano menguraikan inovasi pembuatan produk masker dan hand sanitizer itu dilakukan sebagai wujud keprihatinan atas wabah virus corona yang telah sampai di Indonesia.

Menurutnya kehadiran masker produksi SMK Citra Medika itu juga untuk membantu mengatasi kelangkaan dan mahalnya masker akibat ulah oknum-oknum tak bertanggungjawab yang memanfaatkan situasi saat ini.

Baca Juga :  Bukan Denda RP 250.000, Satpol PP Sragen Justru Berikan Sanksi Syariah pada Warga Yang Tertangkap Tak Pakai Masker. Puluhan Warga Terjaring, Sanksinya Disuruh Berdoa Seperti Ini!

Dari pantauan di lapangan, saat ini harga masker di Sragen naik 1500%, hand sanitizer harga naik sudah 300%, dan empon-empon mencapai 200 %.

Meski harganya mahal, dua produk pertama yakni masker dan hand sanitizer juga sulit didapat karena apotek-apotek tak berani menjual lantaran takut tak laku.

“Bahkan, di beberapa media ada oknum yang menjual masker bekas yang didaur ulang. Begitu juga dengan produk hand sanitizer masih ada beberapa produk yang mungkin bahannya tidak sesuai standar. Hal inilah yang membuat kami peduli terhadap kesehatan masyarakat dalam menghadapi virus corona dengan meluncurkan produk baru berupa masker antiseptik dan hand sanitizer,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Kamis (12/3/2020).

Produk hand sanitizer SMK Citra Medika Sragen yang akan segera diluncurkan ke pasar. Foto/Wardoyo

Nano menguraikan produk masker dan hand sanitizer itu dikembangkan oleh siwa-siswi yang dibimbing oleh guru kejuruan dan guru produk kreatif kewirausahaan.

“Untuk produksi masker seminggu kami bisa 1.000 lembar. Sedangkan hand sanitizer bisa 2000 botol perminggu,” terangnya.

Guru Kejuruan di SMK Citra Medika Sragen, Dini Apriyani menjelaskan  produk masker dan hand sanitizer SMK Citra Medika memiliki beberapa keunggulan.

Baca Juga :  Muncul Klaster Baru Covid-19 dari Pengusaha Asal Plupuh Sragen. Dua Keluarga Ibu dan Anak Dinyatakan Positif Setelah Tular-tularan

Seperti harganya yang terjangkau, dijamin lebih murah dibandingkan dengan produk-produk lain, serta diolah dengan bahan yang terjamin aman.

“Apalagi untuk produk masker bisa dicuci dan diseterika untuk dipergunakan kembali selama lapisan dalam masih bagus dan layak pakai. Hand sanitizer juga ampuh membunuh kuman dan bakteri, apalagi jika diikuti dengan rajin mencuci tangan,” urainya.

Tidak hanya itu, SMK Citra Medika Sragen juga mulai mengembangkan tanaman obat di lingkungan sekolah. Terkait antisipasi Corona, sekolah sudah mengawali mengajak siswa turut menanam di rumah, seperti jahe, kunyit dan temulawak.

Bahkan, Citra Medika Sragen juga telah memasarkan produk minuman instan dengan bahan dasar empon-empon tersebut. Seperti kunyit asam, jahe merah, temulawak, susu jahe, dan lain-lain.

Fungsinya untuk meningkatkan sistem imun tubuh, zat anti demam, serta menjaga regenerasi sel di dalam tubuh. Ini juga bentuk siaga menolak virus corona.

“Kami jahe merah ready per minggu 1 kuintal. Baik jahe merah basah, kering maupun serbuk. Wardoyo