JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Ini Lho Calon Sekda Wonogiri. Ada Juga Calon Asisten Setda dan Kepala PMD

Bupati menyerahkan dokumen mutasi kepada para pejabat

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM -Sejumlah posisi strategis di Pemkab Wonogiri menjadi rebutan para pejabat setempat.

Batas akhir lelang tiga jabatan penting itu adalah pada Selasa (3/3/2020). Mereka yang berminat menyerahkan berkas lamaran untuk merebut kursi yang diincar.

Tiga lowongan jabatan tersebut yakni calon Sekda ada empat pelamar, calon Asisten II Setda ada lima pelamar dan calon Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Wonogiri dengan lima pelamar.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Wonogiri Haryono menjelaskan, untuk calon Asisten II Setda Wonogiri ada nama-nama Haryanto, Sumarjono Fajari, FX Pranata, Bahari, dan Edi Tri Hardiyanto. Khusus calon Kadis PMD Wonogiri dilamar Sigit Purwanto, Andika Krisnayana, Antonius Purnomoadi, Herdian, dan Bambang Haryanto.

Baca Juga :  Fenomena Cleret Tahun atau Puting Beliung alias Waterspout di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri Dipastikan Tidak Menimbulkan Kerugian, Tak Ada Pula Kematian Ikan

Sementara kandidat calon Sekda ada empat orang. Yaitu Waluyo, Ristanto, Haryono, serta Eko Subagyo.

Menurut Kabid Mutasi dan Pengembangan Aparatur BKD Wonogiri, Suratman, setelah penutupan lamaran peserta lelang Selasa (3/3) para pelamar harus mengikuti uji administrasi tanggal 4-5 Maret. Tahapan ini dilanjutkan uji kompetensi (7-8 Maret) serta uji wawancara.

Baca Juga :  Pengelola Swalayan di Wonogiri Dukung Perpanjangan PPKM Namun Minta Jam Buka Operasional Dimajukan Satu Jam Lebih Awal, Ternyata Begini Alasannya

“Peserta lelang jabatan juga harus menyerahkan penulisan gagasan makalah yang akan diuji oleh tim panitia seleksi besuk 12-13 Maret mendatang, ” kata Suratman.

Dia menjelaskan, pansel tiga lowongan jabatan tahun ini berbeda dengan pansel pada pengisian lowongan jabatan tahun lalu. Mereka itu antara lain, Asisten Setda Provinsi Jawa Tengah, Anjaswari Dewi (Kepala BKN Regional I Jogya) dua orang akademisi dari UNS Surakarta, serta Sriwiyoso mewakili tokoh masyarakat Wonogiri. Aria