JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Jumlah Pasien dalam Pengawasan Virus Corona di Jakarta Melonjak

Ilustrasi / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Jumlah orang yang dirawat dengan status pengawasan kasus penularan virus Corona di Jakarta tercatat semakin meningkat.

Dikutip dari laman resmi Pemprov DKI corona.jakarta.go.id, data hingga 7 Maret 2020 jumlah pasien dalam pengawasan 44 orang. Jumlah tersebut naik dari data sebelumnya, yakni 30 orang.

Selain itu, jumlah orang dalam pemantauan sebanyak 94 orang turun dari jumlah sebelumnya 121 orang.

Sedangkan 262 orang selesai pemantauan. Lalu 54 orang dinyatakan sehat dan dibolehkan pulang.

Dalam situs corona.jakarta.go.id disebutkan pasien dalam pemantauan adalah orang dalam dengan gejala demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan dengan riwayat berpergian ke negara terjangkit 14 hari terakhir atau pernah melakukan kontak dengan pasien positif Corona.

Sedangkan orang dalam pengawasan adalah pasien yang mengalami gejala demam di atas 38 derajat celcius, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan radang paru-paru dengan riwayat berpergian ke negara terjangkit 14 hari terakhir atau pernah melakukan kontak dengan pasien positif Corona.

Kepala Tim Siaga COVID-19 DKI Jakarta, Catur Laswanto, dalam keterangan tertulis mengatakan status orang pengawasan atau pemantauan bukan berarti positif terjangkit virus Corona.

“Sekali lagi, saya menegaskan bahwa pemahaman pemantauan dan pengawasan jangan dimaknai bahwa dia positif. Karena pernyataan mengenai positif atau tidak itu hanya diberikan oleh Kementerian Kesehatan. Kami hanya melaksanakan tugas Pemprov DKI Jakarta dalam rangka mendeteksi,” ujarnya Kamis (5/3/2020).

Sedangkan hingga saat ini ada 11 pasien suspect Corona. Lalu empat pasien dinyatakan positif terjangkit virus Corona.

www.tempo.co

Baca Juga :  Rizieq Shihab Dapat Panggilan Pertama dari Polisi untuk Kasus Kerumunan