loading...
Foto/Teras.id

IRAK, JOGLOSEMARNEWS.COM Wabah corona virus benar-benar menjadi momok menakutkan di dunia. Bahkan, pelaksanaan solat Jumat di Kota Karbala, Irak, terpaksa harus dibatalkan menyusul penyebaran virus corona.

Pengumuman tentang pembatalan ini disampaikan oleh pemerintah lokal pada Kamis, 5 Maret 2020 dengan menyebut pembatalan terkait situasi kesehatan di Irak saat ini.

Karbala adalah kota suci bagi umat Islam aliran syiah. Biasanya saban Jumat, perwakilan ulama Ali al-Sistani menyampaikan ceramah.

Baca Juga :  Setelah 3 Bulan Kosong, Paus Fransiskus Kembali Berkati Publik di Alun-alun Santo Petrus

Situs aa.com.tr mewartakan otoritas Irak melaporkan ada tiga kasus kematian pasien diduga karena virus corona dan ada 35 kasus pasien terjangkit virus corona di Negara 1001 malam itu.

Virus corona diduga menyebar dari Ibu Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Cina. Sekarang ini virus mematikan itu sudah menyebar di lebih dari 80 negara.

Baca Juga :  Ilmuwan Vaksin Australia Sebut Covid-29 Kemungkinan Sengaja Dibuat, Ini Alasannya

Data Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyebut total dari seluruh dunia, jumlah pasien virus corona yang meninggal hampir mencapai 3.500 orang dan total 95 ribu kasus sudah terkonfirmasi virus corona.

WHO sebelumnya sudah mendeklarasikan penyebaran virus corona sebagai darurat internasional. Namun baru-baru ini WHO meningkatkan status peringatan bahaya virus corona menjadi sangat tinggi.

www.teras.id