JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Muhammadiyah Hormati Keputusan Pemerintah Arab Saudi Terkait Penghentian Sementara Umrah

Ilustrasi kabah. Foto: pixabay.com

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Muhammadiyah menghormati kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang menghentikan sementara umrah karena wabah virus corona. Hal itu diungkapkan oleh ketua Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir di Yogyakarta, Jumat (6/3/2020).

“Kami menghormati kebijakan pemerintah Arab Saudi menyangkut umrah karena itu ranah yang tidak kita kehendaki bersama, demi mencegah penyebaran virus Corona,” ujar Haedar di Yogyakarta Jumat 6 Maret 2020.

Haedar menuturkan tanpa sikap kewaspadaan dan kehati-hatian bersama saat wabah corona melanda, maka ibadah ke tanah suci akan lebih besar kemudaratannya daripada kemaslahatannya.

Baca Juga :  Makin Meroket, Kasus Covid-19 Karanganyar Melejit Jadi 1.467 Hari Ini. Jumlah Warga Meninggal Tambah 4 Orang, Total Tembus 204 Orang

“Jadi kami yakin, pemerintah Saudi mengambil kebijakan dengan pertimbangan matang, seksama dan untuk kepentingan yang lebih besar,” ujarnya.

Muhammadiyah pun menghimbau umat Islam di Indonesia tidak perlu memaksakan diri untuk ibadah ke tanah suci hingga suasana memungkinkan untuk dibukanya kembali akses ibadah haji itu.

“Kami yakin pemerintah Saudi dan pemerintah Indonesia akan segera membuka kembali ibadah haji dan umroh setelah keadaan memungkinkan,” ujar Haedar.

Baca Juga :  Jokowi Bubarkan 10 Lembaga Non-Struktural, Negara Diperkirakan Bisa Hemat hingga Rp227 Miliar Per Tahun

Haedar menuturkan dengan adanya wabah Corona ini Muhammadiyah berharap pemerintah Indonesia juga siap untuk mengantisipasinya sehingga tak timbul dampak yang tak diinginkan. Muhammadiyah, kata Haedar, juga siap membantu penuh pencegahan dan pengamanan atas wabah Corona itu. Di antaranya menyiagakan 20 rumah sakit yang dikelola organisasi ini di tanah air.

www.tempo.co