JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Mau Tahu Berapa Anggaran Pembangunan Pasar Tradisional di Sukoharjo? Simak Jawabannya Hanya Disini

Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebanyak sembilan pasar tradisional di Sukoharjo diresmikan penggunaannya. Anggaran yang digunakan untuk membangun semua pasar itu mencapai lebih dari Rp 13 miliar.

Kabag Protokol dan komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Sukoharjo Joko Nurhadiyanto, melalui laman resmi Pemkab Sukoharjo, Minggu (8/3/2020) mengatakan, sembilan pasar tradisional tersebut selesai direvitaliasasi sejak 2017 hingga 2019. Hingga saat ini, sudah ada 20 pasar tradisional yang telah direvitalisasi dan menyisakan enam pasar.

Baca Juga :  8 Orang Meninggal Karena COVID-19 di Sukoharjo Dalam 2 Hari, Kasus Baru pun Bertambah 88 Lagi Hingga Tembus Angka 1.711

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UsahaKecil Menengah (Disdagkop dan UKM) Sukoharjo Sutarmo, membeberkan, sembilan pasar masing-masing Pasar Purwo di Kecamatan Weru, Pasar Bulu di Kecamatan Bulu, Pasar Kepuh di Kecamatan Nguter, Pasar Sraten di Kecamatan Gatak, Pasar Carikan di Kecamatan Sukoharjo, Pasar Ngalian di Kecamatan Tawangsari, Pasar Daleman di Kecamatan Baki, Pasar Plumbon di Kecamatan Mojolaban, serta Pasar Glondongan di Kecamatan Polokarto.

Saat ini, sembilan pasar tersebut sudah ditempati pedagang. Total anggaran pembangunan sembilan pasar sebesar Rp13,239 miliar.

Baca Juga :  Hanya Dalam Sehari Ada Tambahan 42 Kasus Baru Positif COVID-19 di Sukoharjo, Pasien Sembuh Bertambah 5 Orang

Dengan pembangunan pasar, ujarnya, merupakan ikhtiar Pemkab Sukoharjo untuk mempromosikan sekaligus mengajak masyarakat Sukoharjo datang dan berbelanja kebutuhan sehari-hari di pasar tradisional. Selain harganya lebih murah dan merakyat, saat ini bangunan pasar juga sudah bagus, bersih, dan representatiif. Keberadaan pasar tradisional yang sudah dibangun diharapkan menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap keberadaan pasar tradisional. Aria