JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Mendadak Trending, Ini Kebiasaan Jawa Yang Diklaim Ampuh Tangkal Virus Corona. Istri Gubernur Jateng Pun Melakukannya!

Istri Gubernur Jateng saat dedhe atau berjemur. Foto/Humas Jateng

dedhe berjemur2 768x432 1
Istri Gubernur Jateng saat dedhe atau berjemur. Foto/Humas Jateng

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Selain olahraga, makan sehat dan minum vitamin, ada cara mudah dan murah meningkatkan imunitas tubuh, yakni dedhe alias berjemur matahari.

Dedhe, kebiasan berjemur yang turun temurun dikenal dalam tradisi jawa, kini mendadak jadi trending dan banyak dilakukan masyarakat menyusul wabah corona virus saat ini.

Cara ini, bahkan diterapkan oleh karyawan dan petugas medis di RSUP dr Kariadi Semarang.

Seperti yang terlihat di Taman Gedung Heritage Kompleks RSUP Kariadi Semarang, Selasa (31/3/2020). Nampak sejumlah karyawan rumah sakit tersebut menikmati paparan hangat mentari, pukul 10.30 WIB.

Suasana pun bertambah hangat, saat Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah yang juga istri Gubernur Jawa Tengah, Siti Atikoh, menyempatkan berjemur, di tengah-tengah karyawan.

Sedianya, kedatangannya hanya untuk memberikan bantuan makanan dan asupan tambahan bagi paramedis.

Baca Juga :  Kenakan Pakaian Adat Ponorogo, Gubernur Ganjar Curi Perhatian Publik

“Saya ikut dedhe pas saya datang. Dedhe ataupepe sangat bagus, karena paparan ultraviolet bisa meningkatkan imunitas,” ujarnya.

Selain berjemur, Atikoh juga terus melakukan olahraga intensitas ringan untuk meningkatkan kekebalan tubuhnya.

Dikatakan Atikoh, kedatangannya ke RSUP Kariyadi merupakan kunjungan pertamanya ke luar ruangan, setelah sempat mengisolasi diri di rumah. Meskipun tidak sedang sakit atau terpapar virus Corona, namun baginya isolasi diri merupakan bagian dari kewaspadaan.

“Sebelumnya aktivitas saya padat sekali dan bertemu banyak orang. Alhamdulillah saya sekeluarga (setelah tes) dinyatakan negatif (virus Corona). Saya pun dinyatakan bukancarrier (pembawa), dan sudah sempat mengisolasi diri. Nah saatnya saya sekarang berbuat untuk masyarakat Jawa Tengah,” ungkap Atikoh.

Meskipun kini telah aktif kembali, namun dia tetap membatasi pertemuan. Hal itu dimanfaatkan dengan cara memanfaatkan teknologi, seperti teleconference atau berinteraksi melalui media sosial.

Ihwal manfaat berjemur, juga diakui secara medis Direktur Perencanaan Organisasi dan Umum RSUP dr Kariadi, Sri Yuniarti Rahayu. Menurutnya, dengan kondisi Kota Semarang yang panas, masyarakat seharusnya mudah meningkatkan imunitas.

Baca Juga :  Lindungi Pengungsi Merapi di Penularan Covid-19, BPBD Jateng Siapkan Alat Tes Covid-19 Antigen, Masker dan Hand Sanitizer

“Di Semarang, matahari bersinar terang. Nah, kalau seperti itu kita bisa memanfaatkannya untuk meningkatkan imunitas. Secara scientific, ketika imun meningkat, maka kuman penyakit atau virus akan tereliminasi,” jelas Yuniarti.

Ia menjelaskan, waktu paling ideal untukdedhe adalah pukul 09.00 hingga pukul 11.00. Masyarakat hanya perlu memanaskan badan sekitar 15 menit, kemudian bisa kembali beraktivitas seperti biasa.

“Di (RSUP) Kariadi kan ada karyawan yang bekerja di dalam gedung, nah mereka kita instruksikan untuk berjemur. Harapannya kita juga bisa maksimal untuk memberikan pelayanan pada masyarakat,” ungkapnya.

Yuniarti menjelaskan, selain berjemur disarankan agar tetap melakukan pola hidup sehat. Seperti makan-makanan bergizi, rajin mencuci tangan dan berolahraga. JSnews