JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Pasien Positif Corona di Purwokerto Mengaku Sempat Menginap di Solo dan Outbond di Ungaran. Siapa Saja Yang Pernah Kontak?

Bupati Banyumas Achmad Husein menyampaikan laporan perkembangan virus corona di Banyumas di Pendopo Sipanji, Senin (16/3/2020). TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

PURWOKERTO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pasien positif virus corona di Purwokerto yang kini dirawat di Rumah Sakit Margono Soekarjo (RSMS) Purwokerto, diketahui sempat menginap di Solo dan outbond ke Ungaran.

Pasien tersebut berinisiatif datang sendiri ke rumah sakit RSMS Purwokerto, pada Sabtu (14/3/2020). Jadi, bukan merupakan pasien rujukan dari fasilitas kesehatan (faskes) lainnya.

Bupati Banyumas, Achmad Husein menyampaikan, pasien tersebut merupakan laki-laki berusia 46 tahun, yang beralamat di Purwokerto Timur.

“Riwayat pasien adalah laki-laki berumur 46 tahun, dari Kabupaten Banyumas. Alamat KTP adalah di Kecamatan Purwokerto Timur.”

“Pasien atas inisiatif sendiri datang ke rumah sakit Margono Soekarjo pada 14 Maret 2020,” ujar Bupati Banyumas, Achmad Husein melalui video instagram miliknya @ir_achmadhusein, Minggu (22/3/2020).

Diketahui bahwa seminggu sebelum datang ke RS Margono Soekarjo yang bersangkutan baru saja bepergian ke Solo.

Baca Juga :  Gubernur Ganjar Tegaskan Tidak Izinkan Acara Berpotensi Timbulkan Kerumunan

Setelah itu menginap di Solo dan dilanjutkan dengan outbound di Ungaran.

“Kemungkinan besar yang bersangkutan tertular di Solo,” imbuhnya.

Kemudian sebagai upaya tindak lanjut untuk tracking adalah siapa saja yang telah kontak dengan pasien tersebut akan dilacak sedetail-detailnya.

Mulai dari istri, keluarga, dan teman-teman yang pernah kontak dengan pasien tersebut terutama kemana saja pasien telah pergi.

Yang telah kontak secara langsung akan diteliti lebih jauh tergantung ada gejala atau tidak ada gejala pada orang tersebut.

Jika ada gejala maka, akan dijadikan PDP dan di isolasi di Rumah Sakit.

Namun jika tidak ada gejala maka akan di isolasi mandiri di rumah.

Kemudian daerah disekitar rumah yang bersangkutan akan di desinfektan dan penduduk sekitarnya akan diintensifkan untuk tindakan pencegahan.

“Kondisi pasien sekarang dalam kondisi baik, tidak demam, hanya agak sesak nafas, data-data klinis juga cenderung membaik,” tandas bupati.

Baca Juga :  Pamit Cari Rumput Tak Pulang-Pulang, Pemuda asal Karanggayam Ditemukan Bunuh Diri Nggantung di Tengah Hutan

Bupati Banyumas memohon kepada masyarakat agar mematuhi perintah Presiden, yaitu belajar di rumah, bekerja di rumah, dan beribadah di rumah.

“Tolong jangan bandel, jangan merasa paling sehat, paling bersih dan jangan egois.”

“Tolong jaga jarak, sekali lagi jaga jarak minimal 1.8 meter, sebab kita tidak tahu siapa yang sudah tertular sebab sering kalo yang tertular tidak memiliki gejala sama sekali,” ujarnya.

“Kemudian jangan berdesak-desakan dan jangan pegang wajah bila tangan tidak steril maka dari itu sterilkan dengan cuci tangan dengan sabun di air yang mengalir.”

“Banyak minum air putih, perbanyak makan buah dan sayur, serta tambah dengan vitamin C dan E dan tidak lupa berjemur dibawah sinar matahari.”

“Serta tidak lupa berdoa pada Allah SWT agar terhindar dari segala macam penyakit.” pesan Bupati.

www.tribunnews.com