loading...

CIBINONG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Seminar dengan tema Seminar Masyarakat Tanpa Riba yang diselenggarakan di di sebuah hotel di wilayah Kabupaten Bogor ternyata diikuti oleh 52 peserta dari berbagai daerah.

Lokasi seminar ini diduga jadi tempat penyebaran virus corona atau Covid-19, yang mana sejumlah pesertanya dari berbagai daerah dinyatakan positif covid-19 dan beberapa di antaranya meninggal dunia.

Baca Juga :  Sampai H+7 Lebaran, Petugas Putar Balik 3.400 Kendaraan yang Akan Keluar Jateng

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor telah melakukan pemeriksaan terhadap 7 warga Kabupaten Bogor yang ikut seminar di sebuah hotel di wilayah Kabupaten Bogor.

“Kemarin sudah diperiksa, dari 7 orang warga Kabupaten Bogor, hasilnya negatif,” kata Bupati Bogor Ade Yasin, Senin (24/3/2020).

Ade mengatakan bahwa selain diikiti peserta asal Kabupaten Bogor, seminar Masyarakat Tanpa Riba ini juga diikuti 2 peserta Kota Bogor.

Baca Juga :  Rumah Ibadah Boleh Buka Selama Pandemi, Waktu Ibadah Dipersingkat

Pemkab Bogor sebelumnya cukup sulit menemukan panitia seminar ini sampai akhirnya meminta bantuan kepolisian.

Acara seminar yang digelar pada Februari lalu ini akhirnya diketahui bahwa dihadiri kebanyakan peserta dari berbagai daerah di luar Bogor.

“Dalam kegiatan seminar yang dilakukan tersebut dihadiri oleh 52 peserta, dengan 7 orang peserta yang merupakan warga Kabupaten Bogor,” tambah Roland Ronaldy.

www.tribunnews.com