JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Waspada Virus Corona, Pemkab Karanganyar Hentikan Absensi PNS Pakai Sidik Jari. Sekda Ingatkan Yang Nakal Ditindak Tegas!

Ilustrasi sistem absensi finger print. Foto/istimewa

loading...
Ilustrasi sistem absensi finger print. Foto/istimewa

KARANGANYAR,JOGLOSEMARNEWS.COM Wabah virus corona yang sudah merambah ke beberapa daerah hingga merenggut satu nyawa di Solo, membuat Pemkab Karanganyar mulai waspada.

Pemkab memutuskan menghentikan sementara absen sistem finger print atau tekan jari untuk kalangan PNS terkait antisipasi corona virus.

Sebagai gantinya, sementara absensi PNS akan kembali dialihkan ke sistem manual. Hal itu disampaikan Sekda Karanganyar, Sutarno, kepada wartawan, Minggu (15/3/2020).

Baca Juga :  Tak Main-Main, Lewat Karanganyar Tanpa Surat Keterangan Sehat, Bakal Diputar Balik. Kasat Sebut Banyak Pengendara Tak Pernah Jujur Kalau Mau ke Jakarta dengan Alasan Macam-Macam! 

“Penggunaan finger print kita hentikan sementara dan diganti dengan absen manual,” kata Sutarno, Minggu (15/03/2020).

Menurut Sutarno, penghentian sementara absensi dengan finger print ini sifatnya segera untuk dilaksanakan. Langkah itu diambil guna mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi mengingat wabah corona makin mengancam.

“ Sifatnya segera untuk dilaksanakan, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kami telah meminta kepada masing-masing OPD untuk meneruskan kepada instansi yang ada di bawahnya,” ujarnya.

Baca Juga :  New Normal, Hanya PKL asal Karanganyar Yang Boleh Jualan Lagi di Taman Pancasila dan Alun-Alun. Syarat Lainnya Harus Memenuhi Ketentuan Berikut Ini!

Ia menjelaskan untuk absen manual, akan disiapkan di setiap instansi, dan diisi sendiri oleh pegawai yang bersangkutan sesuai nama masing-masing. Meski begitu, ia mengingatkan jangan sampai penggunaan absen manual itu disalahgunakan.

“Kalau ada PNS yang menyalahgunakan akan kami ambil tindakan tegas,” pungkasnya. Wardoyo