JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Yurianto Tegaskan, Pasien Corona yang Sudah Sembuh Bisa Tertular Lagi

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (Dirjen P2P) Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto. Foto: Tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pasien corona atau COVID-19 yang telah sembuh dari sakitnya, tidak otomatis kebal terharap virus tersebut. Pasien yang telah sembuh, tetap terbuka kemungkinan tertular kembali jika tidak menjaga kebersihan diri.

Hal itu diungkapkan oleh Juru Bicara Pemerintah untuk penanggulangan Virus Corona atau COVID-19, Achmad Yurianto.

Karena itu, dia mengajak masyarakat selalu waspada untuk mencegah penularan virus ini. Menurutnya, siapa pun bisa terjangkit virus corona, bahkan pasien yang telah dinyatakan baru sembuh.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pelaku Penyebar Video Adzan Jihad, Ditetapkan Jadi Tersangka dan Diancam Penjara 6 Tahun

“Tidak ada satu jaminan bahwa dia tidak akan ketularan lagi. Bisa saja kemudian ketularan lagi dan menjadi sakit lagi. Tidak ada laporan bahwa yang sudah sembuh kambuh, yang ada yang sudah sembuh sakit lagi karena ketularan lagi,” kata Yurianto di Kantor Presiden, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Minggu (8/3/2020).

Karena itu, kata dia, edukasi menjadi sangat penting untuk masyarakat agar selalu waspada pada penularan virus tersebut. Pasalnya, penyakit ini pada awalnya tidak menunjukan gejala yang berat.

Baca Juga :  Penyidik Tetap Tunggu Rizieq Shihab untuk Pemeriksaan hingga Malam Hari Ini, Kalau Tidak Datang Ini yang Akan Dilakukan Polisi

Bahkan gejalanya seringkali sudah dipahami dari awal karena ini adalah kelompok meriang umum (common cold).

“Keluhan badannya anget, batuk, bersin, itu keluhan yang sering dialami. Kewaspadaan yang penting bagi kita,” kata Yurianto.

Yang paling utama, Yurianto meminta masyarakat yang sakit untuk menggunakan masker agar virus tidak menyebar ke mana-mana. Secara umum, masyarakat juga diimbau rajin cuci tangan dengan sabun saat akan makan atau akan menyentuh mulut, hidung dan mata.

“Ini menjadi penting untuk kita, di samping kemudian menjaga kebersihan secara besar,” kata Yurianto.

www.tempo.co