JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

BREAKING NEWS! Tambah 2 Orang Lagi, Jumlah Warga Sragen Positif Terpapar Covid-19 Jadi 7 Orang. Dua Positif Baru Berasal dari Kalijambe, Semuanya Laki-Laki!

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat memimpin konferensi pers situsasi Covid-19 terbaru, Senin (20/4/2020) di Aula Sukowati. Foto/Wardoyo
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat memimpin konferensi pers situasi Covid-19 terbaru, Senin (20/4/2020) di Aula Sukowati. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Jumlah warga Sragen positif terpapar corona virus atau covid-19 melonjak menjadi tujuh orang, Senin (20/4/2020).

Ini menyusul dua tambahan kasus positif baru, pada hari ini. Dua tambahan kasus positif itu semuanya berasal dari Kecamatan Kalijambe.

Hal itu disampaikan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati dalam konferensi pers di ruang Aula Sukowati Setda Sragen, Senin (20/4/2020) sore ini pukul 15.35 WIB.

Konferensi pers dilakukan dengan didampingi Wabup Dedy Endriyatno, Dandim Letkol Kav Luluk Setyanto, Sekda Tatag Prabawanto dan Kepala DKK Hargiyanto.

“Hasil tes Swab tanggal 20 April 2020 hari ini, ada dua tambahan kasus positif baru. Mereka semuanya berdomisili di Kecamatan Kalijambe. Dua-duanya berjenis kelamin laki-laki,” papar Bupati.

Baca Juga :  Tambah Lagi, 7 Pegawai RSUD Sragen Positif Covid-19. Dari Tukang Parkir hingga Satpam, Total Sudah 84 Pegawai dan Nakes Terpapar

Dua tambahan positif baru itu, masing-masing berjenis kelamin laki-laki umur 25 tahun. Satunya lagi adalah laki-laki berusia 45 tahun.

Namun bupati tidak menyebut dari desa mana keduanya berdomisili. Ia hanya menyebut keduanya berdomisili di Kecamatan Kalijambe.

“Mereka tidak satu rumah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati menerangkan kedua pasien itu tidak ada riwayat perjalanan ke Sulawesi atau Ijtima Ulama di Gowa. Namun ia menyebut satu dari dua orang itu tercatat sebagai pelaku perjalanan.

“Hari ini total sudah ada 7 kasus positif covid-19 di Sragen dari penegakan hasil tes swab di Balai Besar Jogjakarta dan Salatiga,” jelasnya.

Sementara, lima pasien positif sebelumnya adalah di Kedungupit, Mojomulyo, Ngarum Ngrampal, Patihan Sidoharjo dan Jabung Plupuh.

Baca Juga :  Dewan Rakyat Jelata Sragen Geruduk Kejaksaan Desak Kasus Dugaan Tipikor di DPUPR Diusut Tuntas. Kajari Isyaratkan Segera Panggil Kepala DPUPR!

Terkait kondisi 7 pasien positif itu, enam orang masih dirawat dan satu meninggal dunia. Satu pasien meninggal berasal dari Ngarum Ngrampal yang meninggal 8 April lalu.

“Yang enam orang, satu orang dirawat di RSUS Wongsonegoro Ketileng Semarang dalam kondisi baik. Tiga orang di RSUD Moewardi Solo dalam kondisi baik, dua orang di RSUD Soeratno Gemolong juga dalam kondisi baik,” tandasnya.

Atas fakta itu, Bupati berharap semua masyarakat dapat mematuhi aturan dan instruksi terkait dengan upaya pencegahan yang harus dilakukan.

“Gotong royong bersama-sama, mari kita lawan corona. Dengan tetap di rumah, pakai masker dan jaga jarak,” pungkasnya. Wardoyo