loading...

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto mendapatkan sentimen negatif lebih tinggi ketimbang sentimen positif dalam hal penanganan pandemi virus Corona.

Demikian salah satu point dari hasil riset yang dilakukan oleh Lembaga Next Policy terkait dengan persebaran virus corona tersebut.

Grady Nagara, peneliti Next Policy mengatakan, sentimen negatif terhadap Menteri Terawan lebih tinggi dibandingkan sentimen positif, yakni 1.493 tweets banding 360. Sementara sentimen netral 1.071 tweets.

Lonjakan sentimen negatif Terawan terjadi periode 28 Januari-28 Februari. Saat itu Terawan membuat beberapa pernyataan, antara lain bahwa kunci mencegah penularan Covid-19 adalah imunitas dan berdoa.

“Menteri Terawan mendapat sentimen negatif di Twitter, karena menyangkal ancaman virus yang ternyata berubah menjadi pandemi,” ungkap Grady dalam keterangan resmi tertulisnya kepada Tribunnews, Rabu (1/3/2020).

Sebagimana diktahui, Lembaga Next Policy mempublikasikan sebuah penelitian dengan membaca sentimen pengguna media sosial terhadap kinerja para menteri kabinet Jokowi-Ma’ruf melalui pengumpulan data teks di Twitter mulai 11 Desember 2019 hingga 2 Maret 2020.

Penelitian ini menggunakan machine learning dengan metode Analisis Media Sosial Nusantara berbasis AI (AMENA). Analisis AMENA menghasilkan visualisasi data berupa peta sentimen positif, negatif, dan netral.

Menurut hasil riset mereka, Covid-19 pertama kali muncul dalam perbincangan warganet di Twitter pada 15 Januari 2020.

Kemudian Next Policy melakukan pengumpulan data teks untuk melihat sentimen publik terhadap para menteri kabinet Jokowi- Ma’ruf Amin, yang memiliki peran strategis dalam penanganan wabah Covid-19.

Mereka adalah Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

Terkait sektor ekonomi, ada Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri BUMN Erick Thohir, serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama.

Riset Next Policy menyebutkan, sentimen warganet kepada Menteri Terawan naik 297 persen menjadi 18.150 tweets sejak dilantik hingga 2 Maret lalu.

Melalui kata kunci dengan filter ‘Terawan’ dan ‘corona’ ditemukan 2.870 tweets yang berkaitan dengan respons Terawan terhadap kasus Covid-19.

www.tribunnews.com

Baca Juga :  Bertindak Konyol Curi HP di Pos Polisi, Pria Ini Tak Berkutik Ketika Dibekuk