JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Kepergok Ngetem Rame-rame di Karanganyar, 17 Bus Pariwisata Dibubarkan Paksa Oleh Polisi dan Diminta Pulang

Foto/Istimewa
Foto/Istimewa

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Sedikitnya 17 bus diminta membubarkan diri dan pulang setelah kepergok tengah ngetem parkir di Plaza Alun-Alun Karanganyar, Kamis (30/4/2020).

Belasan bus pariwisata itu dibubarkan oleh tim Polres Karanganyar saat diduga tengah berkumpul untuk persiapan kegiatan di Solo.

Larangan kerumunan dan social distancing selama wabah corona, menjadi alasan polisi nekat membubarkan para kru bus dan meminta mereka segera balik kandang.

Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi melalui Wakapolres Karanganyar, Kompol Busroni menyampaikan ada 17 bus yang tertangkap ngetem di Plaza Alun-alun tadi siang.

Baca Juga :  Sopir Ambulan Puskesmas Jaten Mendadak Meninggal Dunia, Keluarga Khawatir Penyebab Kematiannya

“Informasinya ada kegiatan di Solo. Merek berkumpul di sini dulu. Tapi lebih awal kita imbau supaya pulang. Sesuai maklumat kegiatan berkerumum dilarang saat pandemi covid-19,” paparnya kepada wartawan, Kamis (30/4/2020).

Karena sesuai maklumat Kapolri, dilarang mengadakan kegiatan yang menghadirkan orang dalam jumlah banyak selama pandemi covid-19, maka pihaknya meminta kepada para sopir bus supaya tidak berkerumun.

Baca Juga :  Pandemi Covid-19 Bawa Berkah Bagi Lulusan Stikes 17 Karanganyar, Banyak yang Diterima Kerja di Rumah Sakit

Selanjutnya, belasan sopir yang memarkirkan bus di sekitar Plaza Alun-Alun Karanganyar itu diminta supaya membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing.

“Dalam situasi seperti saat ini pihaknya meminta supaya masyarakat tetap di rumah. Semua turut prihatin dengan kondisi pandemi covid-19 ini,” terangnya.

Wakapolres menambahkan semua pihak mestinya turut proaktif dengan tetap berada di rumah guna memutus pontensi penyebaran virus corona. Wardoyo