JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Masih Ngeyel Tarawih Berjamaah Sampai Lompat Pagar, 3 Warga Langsung Tertular dan Positif Covid-19. Di Jakbar 3 Jemaah Juga Positif, 100 Warga Yang Ikut Salat Diisolasi 14 Hari

Ilustrasi positif covid-19. Foto/Pixabay
Ilustrasi positif covid-19. Foto/Pixabay

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Imbauan untuk beribadah di rumah, ternyata belum sepenuhnya ditaati masyarakat. Mereka yang masih nekat salat di masjid, harus mulai waspada.

Pasalnya sebanyak 3 warga Kota Parepare, Sulawesi Selatan, positif terjangkit virus corona (Covid-19) setelah ngeyel masih salat tarawih di masjid setempat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Perepare Halwatiah kepada wartawan mengatakan, satu di antara ketiga pasien tersebut adalah jemaah Masjid Al Manar di Kelurahan Ujung Bulu, Kecamatan Ujung, Kota Parepare.

Pasien positif tersebut sering mengikuti perkumpulan yang diadakan di masjid tersebut dengan jemaah lainnya. Padajal pasien tersebut diketahui memiliki riwayat ke luar negeri.

“Kita akan melakukan penyemprotan disinfektan (di Masjid Al Manar) dengan bantuan mobil pemadam kebakaran,” kata Halwatiah, Minggu (26/4/2020).

Baca Juga :  Mengaku Sempat Tersiksa, Keluarga Ketua RT di Buran Karanganyar Yang Positif Covid-19 Akhirnya Bisa Bernafas Lega Usai Hasil Tes Swab Negatif. Langsung Siapkan Syukuran Setelah Operasi Patah Tulang Selesai

Camat Ujung, Ulfa Lanto mengaku sudah berulang kali meminta agar masyarakat, khususnya jemaah Muslim tidak mengadakan perkumpulan.

Namun, seringkali imbauan yang disampaikan tidak ditanggapi dengan baik oleh warga.

“Saya datang, warga mengira saya getol melarang jemaah masjid berkumpul. Padahal ini buktinya, satu jemaah masjid sudah positif corona,” kata Ulfa Lanto.

Peristiwa ini bisa terjadi lantaran masih banyaknya warga yang berdatangan ke Masjid Al-Manar, Kelurahan Ujung Bulu, Kota Pare, untuk melaksanakan salat berjamaah.

Meski telah dijaga ketat oleh petugas, masih saja para jemaah sampai nekat memanjat dan melompati pagar masjid untuk melaksanakan salat berjamaah.

“Kami tidak melarang beribadah, namun untuk berkumpul atau menjaga jarak harus tetap dilaksanakan agar menjaga penyebaran virus corona. Namun sebagian masyakarat tetap tidak mengindahkan. Bahkan sejumlah masyarakat nekat memanjat pagar masjid,” kata Ulfa Lanto, Sabtu Malam (25/4/2020).

Baca Juga :  Barusaja Masuk Zona Oranye, Kasus Covid-19 Langsung Meledak Lagi Tambah 24 Warga Positif Hari Ini. Tersebar di 12 Kecamatan, Total Kasus Meroket Jadi 511, Warga Meninggal Sudah 68

Pada akhir Maret lalu, tepatnya Sabtu (28/3/20), tiga orang jamaah masjid wilayah Taman Sari, Jakarta Barat juga dinyatakan positif Covid-19.

Akibatnya, lebih dari 100 orang diisolasi di masjid tersebut, mereka ditetapkan sebagai orang dalam pemantauan (ODP) lantaran melaksanakan salat berjamaah dengan tiga orang penderita Covid-19 tersebut.

Sebanyak 100 orang tersebut, akhirnya menjalani isolasi selama 14 hari yang dijaga ketat oleh polisi dan TNI.

Secara otomatis, kegiatan keagamaan di Masjid Jami dihentikan sementara. Bahkan gang di samping masjid juga ditutup portal dan terpal agar tidak ada orang dari luar yang masuk ke wilayah masjid. (*)