JOGLOSEMARNEWS.COM Market Ekbis

Seperti Ini Peluang Saham Telekomunikasi di Tengah Wabah Corona

ilustrasi / tempo.co
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Di tengah mewabahnya virus corona atau covid-19, saham telekomunikasi (TLKM) justru memiliki  peluang baik untuk investasi jangka panjang.

Demikian dijelaskan oleh pakar saham Indonesia, Ellen May dalam rilisnya ke Joglosemarnews. Ellen menyarankan, bagi yang ingin berinvestasi di saham TLKM, bisa memperhatikan area 2.500-an untuk cicil beli. 

“Saat ini portfolio investasi jangka panjang EMtrade baru menggunakan 5%  dari total dana investasi,” paparnya.

Namun, jelas Ellen, jika profil risiko investasi yang dimiliki cukup agresif, nominal pembelian untuk investasi dapat ditingkatkan menjadi 10% dari total dana investasi.

“Sementara jumlah saham maksimal untuk investasi cukup lima saham saja,” lanjut Ellen.

Baca Juga :  RUU Cipta Kerja Berpihak pada Kepentingan UMKM dan Bangkitkan Ekonomi Rakyat

Ellen menjelaskan, dalam hal ini rasio profitabilitas menjadi pertimbangan dilihat dari EPS atau laba bersih per lembar saham.

“Kami memilih saham yang memiliki pertumbuhan EPS sustainable dari tahun ke tahun. Sedangkan untuk valuasinya, kami melihat diskon valuasi secara historical,” bebernya.

Sebagaimana diketahui, di tengah pandemi virus corona ini, sebagian kantor menyarankan pekerjanya untuk bekerja secara remote atau bekerja dari rumah (WFH).

Begitupun beberapa pelajar dan perguruan tinggi meniadakan kelas tatap muka dan menggantinya dengan kelas daring atau kelas jarak jauh.

Maka, tidak dapat dipungkiri koneksi data internet menjadi kebutuhan dasar bagi masyarakat selama menjalani WFH.

Baca Juga :  Kemarin Sudah Tembus Rp1 Juta Per Gram, Hari Ini Harga Emas Antam Kembali Naik Tipis

Adanya perubahan aktivitas ke sistem yang serba online menjadikan penggunaan layanan internet semakin tinggi.

Sementara sebelumnya, Menteri BUMN Erick Tohir mengungkapkan Telkom Group sebagai BUMN mengambil peran dalam penyediaan konektivitas dan layanan belajar jarak jauh.

Supaya masyarakat dapat belajar dan bekerja dari rumah secara efektif serta produktivitasnya tetap terjaga, maka IndiHome memberikan tambahan kuota 50GB untuk akses internet kepada semua pelanggan.

Telkomsel memberikan akses data bebas kuota hingga 30GB bagi pelajar dan mahasiswa untuk mengakses aplikasi-aplikasi pembelajaran jarak jauh yang telah bekerjasama, seperti Ruangguru, dan aplikasi-aplikasi yang tergabung dalam paket Ilmupedia, seperti Quipper, Zenius, Bahaso dan Cakap.

Di samping itu, perseroan juga sedang menjalin kerjasama dengan 122 perguruan tinggi yang memiliki fasilitas e-learning bagi mahasiswanya. suhamdani