JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Terungkap, Identitas Mayat Pria Misterius di Bawah Jembatan Bangak Sragen Diketahui Bernama Sumarno dari Klaten. Begini Hasil Pemeriksaan Polisi!

Petugas berpakaian APD tertutup bersama relawan PMI dan PSC saat mengevakuasi mayat misterius di bawah Jembatan Bangak, Sine, Sragen, Kamis (2/4/2020) malam. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Petugas berpakaian APD tertutup bersama relawan PMI dan PSC saat mengevakuasi mayat misterius di bawah Jembatan Bangak, Sine, Sragen, Kamis (2/4/2020) malam. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Misteri mayat berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan tergeletak di bawah Jembatan Bangak, Sine, Sragen, Kamis (2/4/2020) malam, akhirnya terungkap.

Mayat tersebut diketahui bernama Sumarno berusia 71 tahun. Korban diketahui berasal dari Gading Santren,Belang Wetan, Klaten Utara, Klaten.

Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo melalui Kapolsek Sragen Kota Iptu Mashadi mengatakan identitas korban diketahui setelah putranya datang melapor ketika kabar penemuan mayat itu beredar.

“Jadi dia ke Sragen bersama anaknya. Dia profesinya mencari cethul (anak ikan). Berangkat ke Klaten bersama anaknya jam 08.00 WIB pagi. Sampai Sragen, anaknya nyari ikan di sungai besar dekat Palma, bapaknya atau korban di lokasi kejadian di sungai bawah Jembatan Bangak,” papar Mashadi, Jumat (3/4/2020).

Kapolsek menguraikan dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh korban.

Baca Juga :  Kabar Duka Sragen, Satu Warga Sambirejo Meninggal dengan Status PDP Corona. Jadi Korban Meninggal ke-24, Sempat Dirawat di RSUD Sragen

Analisanya, korban diduga meninggal akibat terpeleset dan jatuh ke sungai. Sebab kondisi sungai di lokasi kejadian ada air dengan ketinggian hampir selutut.

“Tidak ada tanda kekerasan. Kondisi korban juga sudah tua,” terangnya.

Perihal proses evakuasi yang harus disemprot desinfektan dan semua petugas pakai APD lengkap, hal itu memang protap yang harus dilakukan di tengah situasi pandemi corona saat ini.

“Jadi karena situasi covid-19 saat ini, proses evakuasi jenazah memang semua petugas harus memakai pakaian APD lengkap. Untuk antisipasi saja,” tegasnya.

Ia memastikan tadi malam, kerabat korban sudah datang dan mengambil jenazah korban untuk dibawa pulang ke Klaten.

Pantauan JOGLOSEMARNEWS.COM , penemuan mayat itu dilaporkan sekitar pukul 19.00 WIB. Mayat kali pertama ditemukan oleh warga dan kemudian diteruskan ke aparat kepolisian setempat.

Tak lama berselang, tim Polsek bersama tim Puskesmas, PMI dan PSC 119 tiba di lokasi kejadian. Polisi langsung melokalisir lokasi dan memasang garis polisi.

Baca Juga :  Hilangkan 3 Nyawa Bocah, Ibu dan Anak, Agus Wahyudi asal Gemolong Sragen Ditetapkan Sebagai Tersangka

Para petugas yang mengevakuasi terlihat mengenakan pakaian khusus berupa alat pelindung diri (APD) seperti pakaian astronot. Lokasi kejadian dan korban juga sempat disemprot pakai desinfektan.

“Iya tadi kami menerima informasi Call Center PSC 119 bahwa ada penemuan mayat di Bangak, Sine, Sragen. Kemudian kami bersama tim Polsek  melakukan respon untuk assesment dan evakuasi jenazah menggunakan ambulans,” papar Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi dikonfirmasi JOGLOSEMARNEWS.COM , Kamis (2/4/2020).

Setiba di lokasi, tim dan unsur terkait langsung melakukan assesment dan korban berada di bawah jembatan. Tim sempat menghubungi Tim Ghosbuster Spraying Desinfektan PMI Sragen desinfektan di lokasi kejadian sebagai protap mengingat saat ini situasi sedang dalam kondisi tanggap darurat covid-19. Wardoyo