JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Sudah Diimbau Tak Mudik, Jumlah Warga Pulang Kampung Malah Meningkat

Sejumlah warga yang hendak mudik ke kampung halaman, disemprot disinfektan saat akan naik bis di Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (30/3/2020) / tribunnews
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM –  Meski sudah ada imbauan untuk tidak mudik, namun arus pergerakan masyarakat dari DKI Jakarta ke luar daerah masih terus berlangsung dan malah kian bertambah.

Dari pantauan di lapangan, sejumlah ruas jalan di Cirebon, Jawa Barat, dipenuhi pengendara motor dengan barang bawaan berlebih seperti layaknya pemudik, Sabtu (4/4/2020).

Disinyalir, para pengendara tersebut merupakan warga Ibu Kota yang akan pulang ke kampung halamannya.

Sementara itu, di Pekalongan juga dilaporkan terdapat peningkatan masyarakat yang datang dari Jakarta dan kota-kota besar lainnya.

Anehnya, hal itu jusyru terjadi di tengah gencarnya imbauan yang diberikan pemerintah agar masyarakat tidak mudik demi menekan risiko penyebaran wabah virus Corona.

Sebagaimana diketahui, Jakarta kini telah menjadi episentrum penyebaran Covid-19 dengan kasus positif terbanyak di Indonesia, yang mencapai 1.071 orang.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah melakukan upaya-upaya untuk menekan pergerakan masyarakat tersebut yang dapat berpotensi menularkan Virus Corona ke daerah-daerah lainnya. 

Dalam pantauan di lapangan,  sejumlah kendaraan roda dua telah memasuki Simpang Weru, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jumat malam.

Terlihat dari pelat nomor kendaraan para pengendara tersebut, kebanyakan dari mereka bukan berasal dari Cirebon.

Sejumlah pengendara ini berasal dan Kota Jakarta dan bergerak menuju ke arah Jawa Tengah atau Jawa Timur.

www.tribunnews.com

Baca Juga :  Mulai Kamis Pekan Ini, Pemkot Bandung Berlakukan Sanksi Denda hingga Rp500.000 Jika Kedapatan Tak Pakai Masker