JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Satu Warga Positif Corona Karanganyar Kembali Meninggal, 55 Warga Sekitar Diisolasi Mandiri. Bupati Sebut Istri Almarhum Bakal Dites Swab

Ilustrasi pemakaman pasien PDP Corona. Foto/Humas Polda Jateng
Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menggelar konferensi pers covid-19. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebanyak 55 warga sekitar tempat tinggal warga pasien corona asal Sewurejo, Mojogedang yang meninggal dunia, akan menjalani karantina mandiri selama 14 hari.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengungkapkan pasien positif Corona atau Covid- 19 asal Kecamatan Mojogedang, Karanganyar itu meninggal dunia Kamis (16/4/2020) petang.

Yuli mengatakan pasien berusia 75 tahun dan baru pulang dari ijtima ulama di Gowa Sulsel itu Senin (13/4/2020) sempat menjalani pengecekan ulang.

Baca Juga :  Resmi Dilaunching, Burung Derkuku Jadi Logo Baru Kesebelasan Persika Karanganyar. Bupati Berharap Jadi Momentum Kebangkitan, Siapkan Skuad Masuk ke Liga 3 PSSI

Setelah memastikan pasien tersebut melakukan isolasi di rumah, Bupati mengatakan tim Gugus Tugas Covid-19 kemudian memberitahu kondisi tersebut kepada warga sekitar.

Ia menyampaikan dari pendataan, sedikitnya ada 55 jiwa di lingkungan sekitar pasien tersebut. Mereka akan dikenakan karantina mandiri sebagai langkah pengamanan.

“Senin kemarin jadwalnya kan cek ulang. Kita jemput, kita bawa ke RSUD Karanganyar. Setelah itu diperiksa, di-swab lagi,” paparnya, Kamis (16/4/2020).

Baca Juga :  PD Muhammadiyah Karanganyar Mendadak Sosialisasi ke Ribuan Guru di Semua Sekolah Muhammadiyah. Dari Aturan Jadi Kasek, Sertifikasi dan Lainnya, Ini Tujuannya!

Terkait 55 jiwa yang diberlakukan isolasi mandiri, Yuli masih akan melihat dulu situasi psikologis lingkungan usai meninggalnya pasien positif COVID-19 tersebut.

“Yang tentu harus dijaga adalah istrinya. Segera harus kita ditindaklanjuti. Dalam waktu dekat akan kita lakukan swab,” pungkasnya. Wardoyo