JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Update Terbaru Corona Sragen, 2 PDP Meninggal, 2 Warga Positif,  Jumlah PP 13.733, 52 ODP, 7 PDP Dirawat. Pemkab Putuskan KLB!

SItuasi covid-19 Senin (13/4/2020). Foto/Wardoyo
SItuasi covid-19 Senin (13/4/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Situasi covid-19 di Sragen pada hari Senin (13/4/2020) mencatatkan grafik makin waspada.

Pasalnya Pemkab resmi mengumumkan status kejadian luar biasa (KLB) menyusul adanya dua warga berstatus positif terpapar covid-19. Selain itu, ada dua pasien dalam pengawasan (PDP) yang sudah meninggal dunia.

Berdasarkan data terbaru yang dilansir laman website resmi Pemkab Sragen di  corona.sragenkab.go.id, hingga Senin (13/4/2020) malam pukul 22.00 WIB, jumlah pelaku perjalanan (PP) atau warga yang baru pulang dari luar kota dan daerah zona merah mencapai 13.733 orang.

Dari jumlah itu, 513 adalah tambahan baru dan 5.865 PP dinyatakan sudah lolos pantauan 14 hari.

Kemudian jumlah ODP tercatat ada penambahan 2borang lagi. Namun secara komulatif, angka ODP tercatat menurun jadi 52 lantaran ada 145 ODP yang lolos pemantauan selama 14 hari.

Sementara jumlah total PDP tercatat sebanyak 16 orang. Dari angka itu, tujuh pasien dinyatakan sembuh atau negatif, 7 masih dirawat di RSUD, dan dua PDP meninggal dunia.

Baca Juga :  Gagal Usung Calon, Kader dan Simpatisan PKS di Sragen Dihimbau Tetap Konsisten Taati Keputusan Abstain pada Pilkada

Dua pasien PDP yang meninggal adalah pasien asal Sragen Kota dan asal Ngrampal yang meninggal Rabu (8/4/2020). Untuk PDP dari Sragen Kota, hasil tes Swabnya dinyatakan negatif.

“Hari ini total ada tujuh PDP yang masih  dirawat. Untuk kondisi dua warga yang dinyatakan positif dari hasil tes Swab, kondisi keduanya membaik secara klinis. Keduanya dirawat di RSUD Dr Moewardi Solo dan RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang,” papar Sekda Sragen, Tatag Prabawanto.

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati selaku Ketua Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyampaikan dua PDP corona yang positif terpapar covid-19 itu berasal dari desa di Kecamatan Sragen Kota dan satunya dari kampung di Kecamatan Sragen Kota pula.

Bupati mengungkapkan hasil tes swab itu diterbitkan Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta dan keluar tanggal 13 April ini.

Baca Juga :  Bunuh Diri Terjun dari Jembatan, Jenazah Penjual Pentol Goreng asal Tangen Sragen Yang Sempat Hilang 2 Malam Akhirnya Ditemukan Pagi Tadi. Ditemukan Jarak 1,5 KM dari Jembatan Sapen

“Terkait dua PDP yang kami kirimkan tes Swabnya ke sana. Hari ini sudah keluar hasilnya. Yang pertama pasien PDP perempuan umur 47 tahun, hasil tesnya positif. Yang kedua, pasien PDP laki-laki umur 38 tahu, hasil tesnya juga positif,” papar Bupati didampingi Kapolres Sragen, Dandim dan Wabup Sragen.

Dengan hasil itu, Bupati menyampaikan hari ini berarti ada dua pasien terkonfirmasi positif di Sragen.

Ia berharap masyarakat Sragen tidak panik dan tetap waspada. Ia juga berharap agar semua bisa tabah menjalani dan menghadapi hal ini dengan senantiasa menjaga social distancing dan jaga jarak.

“Dengan adanya hasil 2 positif, maka Kabupaten Sragen menetapkan keadaan Kejadian Luar Biasa (KLB) dan akan segera kita ambil tindaklanjut beberapa hal terkait adanya kabar hasil tes swab 2 positif hari ini,” tandasnya.  Wardoyo