JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Update Terbaru Corona Sragen Hari Ini, 2 PDP Meninggal, 2 Warga Positif, 2 Anak Positif Rapid Test. Jumlah PP Naik Jadi 14.706, 41 ODP, 19 PDP dan 1 Kembali Dirujuk

SItuasi covid-19 Sragen ,Rabu (15/4/2020) malam. Foto/Wardoyo
SItuasi covid-19 Sragen ,Rabu (15/4/2020) malam. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Situasi covid-19 di Sragen pada hari Rabu (14/4/2020) mencatakanbgrafik makin waspada.

Setelah Pemkab resmi mengumumkan status kejadian luar biasa (KLB) dengan dua warga positif covid-19 dan dua anak cucu dari kedua pasien juga menunjukkan hasil rapid test positif, angka PP, ODP dan PDP masih terus bergerak naik.

Berdasarkan data terbaru yang dilansir laman website resmi Pemkab Sragen di  corona.sragenkab.go.id, hingga Rabu (15/4/2020) malam pukul 22.00 WIB, jumlah pelaku perjalanan (PP) atau warga yang baru pulang dari luar kota dan daerah zona merah mencapai 14.707 orang.

Dari jumlah itu, 544 adalah tambahan baru dan 8.355 PP dinyatakan sudah lolos pantauan 14 hari.

Kemudian jumlah ODP tercatat ada penambahan 1 orang lagi. Namun secara komulatif, angka ODP tercatat menurun tinggal 41 orang.

Sementara jumlah total PDP tercatat sebanyak 19 orang. Dari angka itu, tujuh pasien dinyatakan sembuh atau negatif, 9 masih dirawat di RSUD, dan dua PDP meninggal dunia.

Data terbaru, satu PDP kemarin kembali dirujuk ke rumah sakit lini pertama. Kemudian, dua pasien PDP yang dilaporkan meninggal adalah pasien asal Sragen Kota dan asal Ngrampal beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  6 Remaja Anggota PSHT Sragen Diserang dan Dikeroyok Puluhan Gerombolan Bermotor di Pilangsari Ngrampal. Dua Korban Dipukuli dan Ditendang Bertubi-Tubi Hingga Terluka

Untuk PDP dari Sragen Kota, hasil tes Swabnya dinyatakan negatif.

“Hari ini total ada sembilan PDP yang masih  dirawat dan satu lagi PDP dirujuk. Untuk kondisi dua warga yang dinyatakan positif dari hasil tes Swab, kondisi keduanya membaik secara klinis. Keduanya masih dirawat di RSUD Dr Moewardi Solo dan RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang,” papar Sekda Sragen, Tatag Prabawanto, Rabu (15/4/2020) malam.

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati selaku Ketua Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyampaikan sebanyak 12 warga dengan kontak erat terhadap dua pasien positif covid-19 asal Kedungupit dan Mojomulyo, Kecamatan Sragen, telah diperiksa dan dilakukan rapid test.

Hasilnya, dua orang diketahui menunjukkan hasil positif. Yuni mengatakan dari tindaklanjut setelah hasil tes swab 2 warga positif, tim sudah bergerak melakukan pelacakan atau tracking.

Pelacakan dilakukan terhadap orang yang sempat melakukan kontak erat dengan kedua pasien positif berjenis kelamin perempuan berusia 47 tahun dan pasien positif berjenis kelamin laki-laki berusia 39 tahun itu.

‘Hasilnya ada 12 orang yang didata sempat melakukan kontak sangat erat. Dari 12 itu kemarin sudah dilakukan rapid test dan hasilnya ada dua positif dan 10 negatif,” papar Bupati.

Baca Juga :  Lagi, Hajatan Campursari di Gesi Sragen Dibubarkan Paksa Tim Gugus Covid-19 Pas Gayeng-Gayengnya. Ratusan Tamu dan Pengunjung Langsung Buyar

Bupati Yuni menguraikan dua yang rapid testnya positif itu semuanya masih anak-anak. Yang satu anak balita berusia 1 tahun empat bulan, yang merupakan putra dari pasien positif laki-laki.

Satunya lagi adalah seorang anak berusia 7 tahun yang diketahui merupakan cucu dari pasien positif perempuan.

“Saat ini kondisinya yang anak 1,4 tahun itu dalam keadaan batuk tapi tidak disertai demam dan pneumonia. Yang usia 7 tahun, dia sehat dan tidak ada keluhan klinis apapun,” terang Yuni.

Kedua anak itu tetap akan kembali dirapid test dalam beberapa hari ke depan. Setelah itu mereka juga akan dilakukan tes swab dengan dasar hasil rapid test tersebut.

Ia berharap masyarakat Sragen tidak panik dan tetap waspada. Ia juga berharap agar semua bisa tabah menjalani dan menghadapi hal ini dengan senantiasa menjaga social distancing dan jaga jarak.

“Dengan adanya hasil 2 positif, maka Kabupaten Sragen menetapkan keadaan Kejadian Luar Biasa (KLB) dan akan segera kita ambil tindaklanjut beberapa hal terkait adanya kabar hasil tes swab 2 positif hari ini,” tandasnya.  Wardoyo