JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

50 Karyawan dan Kasir Indogrosir Karanganyar Mendadak Dirapid Test Covid-19. Total 442 Orang di 8 Supermarket dan Pasar Juga Dirapid Test, 222 Orang Hasilnya Sudah Keluar!

Tim DKK Karanganyar saat melakukan rapid test, Rabu (27/5/2020). Foto/Wardoyo

IMG 20200527 WA0037
Tim DKK Karanganyar saat melakukan rapid test, Rabu (27/5/2020). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebanyak 50 karyawan Indogrosir Karanganyar mendadak dilakukan rapid test pada Rabu (27/5/2020). Mereka dirapid secara acak bersamaan dengan rapid test yang digelar serentak di 8 titik supermarket dan pasar besar yang ada di Bumi Intanpari.

Rapid test digelar oleh tim Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) setempat.
Delapan titik yang disasar rapid test itu masing-masing Pasar Gondangrejo, Palur Plaza, Indogrosir, Mitra Swalayan Karanganyar, Amigo, Pasar Jambangan, Pasar Jumapolo dan Pasar Jumantono.

Rapid test diprioritaskan kepada pelayan dan petugas di supermarket serta pedagang yang ada di pasar.

Baca Juga :  Pertama Masuk Kerja, Bupati Karanganyar Langsung Minta Maaf Soal TPP. Sudah Cairnya Telat, Eh Besarannya Tak Sesuai Harapan Awal!

Pelaksana tugas (Plt) Kepala DKK Karanganyar, Purwanti mengatakan, rapid test itu digelar secara acak dengan menyasar lokasi pusat perbelanjaan dan pasar tradisional yang ramai dikunjungi warga.

Untuk hari ini, ada 220 orang dari delapan titik yang dirapid test. Rinciannya Pasar Gondangrejo 30 orang, Palur Plaza 30 orang, Indogrosir 40 orang, Mitra Swalayan Karanganyar 25 orang.

Kemudian Amigo 25 orang, Pasar Jambangan 30 orang, Pasar Jumapolo 20 orang dan Pasar Jumantono 20 orang.

Sebelumnya, pada tanggal  22 Mei  dan 23 Mei 2020, DKK menggelar rapid test di sejumlah lokasi dengan total yang dirapid test sebanyak 222 orang.

Baca Juga :  Dampak Penyekatan Jalur di Mana-Mana, Pengelola Jalan Tol Solo-Ngawi Ungkap Jumlah Pengguna Jalan Tol Anjlok Drastis Hingga 70 %. Rapid Tes Antigen Juga Bikin Pengendara Ketakutan

“Rapid test  di pusat perbelanjaan, terutama untuk karyawan atau kasir yang bersentuhan langsung dengan uang,” paparnya.

Sedangkan di pasar, sasaran rapid test adalah pedagang dan pengunjung pasar.Pihaknya menarget 500 orang yang di-rapid test.

“Untuk pelaksanaan 22  Mei dan 23 Mei 2020 semuanya non reaktif. Sedangkan yang pelaksanaan 27 Mei, hasilnya belum dilaporkan,” jelasnya.

Ditambahkannya, rapid test akan terus dilakukan, untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Rapid test terus digelar walaupun dalam beberapa hari terakhir, tidak terjadi penambahan kasus. Wardoyo