JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

60 Pedagang dan Pengunjung di Pasar Mandiraja Banjarnegara Dirapid Test. Total Kasus Covid-19 Banjarnegara Ada 38 Pasien Positif, 11 Reaktif Rapid Test

Foto/Humas Jateng

IMG 20200526 WA0021 768x511 1
Foto/Humas Jateng

BANJARNEGARA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemkab Banjarnegara melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten melakukan rapid test Covid-19 di Pasar Mandiraja, Selasa (26/5/2020).

Tes cepat tersebut dilakukan tanpa pemberitahuan terhadap 60 orang yang dipilih secara acak, yakni para pedagang, pembeli, dan pengunjung yang tidak memakai masker.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara, Ahmad Setiawan mengatakan, Dinkes bersama Puskesmas Mandiraja menggelar rapid test di fasilitas umum sebagai upaya untuk melakukan sampling, sekaligus pencegahan penyebaran virus corona di lingkungan yang ramai.

“Kami bersama tim dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melakukan rapid test ini untuk mengetahui apakah ada yang terpapar Covid-19. Kita sedang menggencarkan kegiatan ini karena dua minggu terakhir ada peningkatan kegiatan keramaian di tempat umum. Namun kita hanya ambil 50 sampai 60 orang terpilih, seperti pedagang ikan, pedagang sayur dari kabupaten tetangga,” ujar dr Ahmad di halaman kantor BKK Mandiraja dilansir website Pemprov Jateng.

Baca Juga :  Pas Hari Lebaran, 2 Warga Sragen Kembali Meninggal Dunia 48 Positif Terpapar. Total Sudah 460 Warga Meninggal Dunia

Kepala Puskesmas Mandiraja I, Nurudin menambahkan, terjadi peningkatan aktivitas secara signifikan di pusat perekonomian yang ada di wilayah Mandiraja, sejak seminggu menjelang idul Fitri hingga kini.

Rapid test ini sangat diharapkan pihaknya sebagai antisipasi penyebaran corona di wilayahnya. Hasil rapid test tersebut baru dapat diketahui sekitar seminggu ke depan.

“Kami bersama Muspika Mandiraja terus melakukan sosialisasi agar masyarakat untuk mematuhi Maklumat Bupati, agar warga mengurangi aktivitas di luar rumah, dan menaati ketentuan protokol kesehatan yang sudah berlaku,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono, mengapresiasi gelaran tes cepat tesebut. Ia berharap dengan kerja sama yang baik antara masyarakat dengan pemerintah, situasi Banjarnegara dapat kembali kondusif dan berangsur normal.

Budhi juga menegaskan kepada warganya mengenai pentingnya mematuhi anjuran pemerintah guna mempercepat penanganan pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Memilukan, Jenazah Bocah 9 Tahun Korban Terakhir Perahu Terbalik di WKO Ditemukan dengan Kondisi Masih Memakai Masker. Kombes Setijo Nugroho: Jangan Sampai Terulang Lagi di Semua Obyek Wisata Jateng!

“Kami mengimbau Bapak Ibu tetap mewaspadai penyebaran virus. Jangan lupa selalu cuci tangan sebelum masuk dan sesudah keluar pasar, masker dipakai yang benar, dan tidak usah bersalaman dulu,” pesannya.

Darmo, pedagang pasar yang turut menjadi responden tes cepat mengatakan sangat senang dengan kegiatan tersebut. Ia mengaku sudah sejak lama ingin memeriksakan diri untuk memastikan kondisi kesehatannya.

“Alhamdulillah, ada cek seperti ini, saya langsung mendaftarkan diri. Jadi saya tidak perlu repot-repot dan tidak keluar biaya,” ujarnya senang.

Hingga berita ini diturunkan, di Banjarnegara terdapat 38 orang pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19. Sebanyak 22 orang di antaranya telah dinyatakan sembuh, sedangkan 14 orang lainnya masih dalam perawatan. Selain itu, ada 11 orang dengan hasil rapid test reaktif yang sedang menunggu hasil uji swab. Edward