JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Bicara Judi, Kapolda Jateng Sebut Covid-19 Jadi Salah Satu Pemicu. Sebagian Masyarakat Dirasuki Persepsi Salah!

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi. Foto/Wardoyo

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi menegaskan komitmennya untuk memberantas segala bentuk penyakit masyarakat, utamanya perjudian.

Selain upaya preemtif dan sosialisasi, ia menyebut perjudian muncul karena persepsi salah para pelaku yang menganggap judi akan membawa kemenangan.

Padahal, realita yang ada justru sebaliknya bahwa judi akan membawa seseorang dalam kebangkrutan.

Hal itu disampaikan Kapolda saat menjadi nara sumber dalam Acara Ulama Menyapa yang ditayangkan langsung TVKU Semarang pada Senin (19/9/2022).

Pada episode yang bertema: “Kesigapan Kepolisian & Urgensi Masyarakat dalam Memberantas Perjudian di Jawa Tengah” itu, Kapolda Ahmad Luthfi mengatakan tugas polisi dengan ulama itu sebenarnya sama dalam hal penanganan tindak kejahatan penyakit masyarakat.

Baca Juga :  Sikat 40 Sepeda Motor, 11 Mafia Curanmor Diringkus di Jepara. Ada 25 Motor Digondol dari Persawahan

“Yaitu melakukan amar makruf nahi mungkar, dan sama sama memberantas penyakit masyarakat (Pekat). Tidak hanya judi. Ada narkoba, minuman keras dan semua penyakit masyarakat. Itu adalah tugas bersama,” ujar Kapolda.

Dia menekankan, penanganan masalah judi merupakan sesuatu yang bersifat komprehensif dan tidak melulu dilakukan melalui jalur penegakan hukum.

Artinya, ada upaya preemtif dan preventif sehingga penanganan perjudian dapat menyeluruh. Yakni dengan menggali kesadaran masyarakat bahwa perjudian adalah hal dilarang dan melanggar hukum.

Baca Juga :  Operasi Sikat Jaran Candi, 11 Bandit Alap-Alap Motor dan Mobil Diringkus di Banjarnegara. Ini Daftar Identitasnya!

“Polda Jawa Tengah tidak bangga (bila hanya) melakukan penindakan hukum kepada masyarakat. Oleh karena itu, kita gandeng stakeholder termasuk alim ulama. Kalau perlu departemen sosial dilibatkan,” ujar Kapolda.

Menurut Kapolda, arena judi itu pada hakekatnya berkembang karena masyarakat sendiri.

Situasi pandemi Covid-19 yang berakibat sulitnya lapangan kerja, membuat masyarakat mencari jalan pintas.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com