JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Bayi Lahir Prematur Asal Grobogan Diduga Terinfeksi Corona Setelah dirawat di RSUP Kariadi Semarang, Ini Penjalasan Humas

Ilustrasi positif virus corona atau Covid-19. Pixabay

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Seorang bayi asal Grobogan Jateng diduga terinfeksi virus corona atau covid-19 ketika menjalani perawatan selama tiga minggu di RSUP dr Kariadi Semarang.

Bayi tersebut harus dirawat di RSUP dr Kariadi Semarang karena lahir prematur. Adapun saat ini dirawat di rumah sakit KRMT Wongsonegoro Kota Semarang setelah sebelumnya mengalami sesak nafas saat baru sehari pulang ke rumah.

Kepala Dinas Kesehatan Grobogan, Slamet Widodo mengatakan pihaknya mengetahui sang bayi positif corona usai dilakukan swab test, dan diduga bayi ini tertular corona pada saat dirawat di rumah sakit Kariadi Semarang.

Baca Juga :  Satu ASN Terpapar Covid-19, Pelayanan di Disdukcapil Blora Ditutup Sementara

Seusai dinyatakan positif corona, sang bayi dirujuk ke rumah sakit Wongsonegoro pada Sabtu (2/5/2020).

“Lahir prematur, jadi belum cukup umur. Kemudian dirawat di Kariadi selama tiga minggu. Kemudian dipulangkan, tapi satu hari sesak-sesak. Kemarin dirujuk ke Wongsonegoro Ketileng,” kata Slamet, Minggu (3/5/2020).

“Jadi dari hasil swab, bayi ini dinyatakan positif covid,” jelasnya.

Sementara itu, Kasubbag Humas RSUP dr Kariadi Semarang, Rochyatun menuturkan pihaknya saat ini masih mengkonfirmasi hal tersebut kepada unit terkait.

Baca Juga :  YKAN Dorong Praktik Budi Daya Udang Ramah Lingkungan

“Untuk informasi mengenai bayi yang terinfaksi covid-19 setelah dirawat di rumah sakit Kariadi, kami masih menunggu konfirmasi dengan unit terkait.

Sementara ini kami masih menunggu kebenaran informasi tersebut,” kata Rochyatun saat dikonfirmasi tribunjateng.com.

Dalam kesempatan terpisah, direktur rumah sakit K.R.M.T Wongsonegoro Kota Semarang, Susi Herawati membenarkan adanya salah satu pasien berstatus bayi yang dirawat karena positif corona.

“Ia benar, memang ada satu pasien kita, seorang bayi dirawat karena positif covid-19,” kata Susi.

www.tribunnews.com