JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Lacak Pemudik Masuk Solo, Rudy Minta Ketua RT Bawa Pemudik ke Kanrantina, Jangan Mau Jadi Penjamin Karantina Mandiri

Wali kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengantarkan para pemudik yang telah selesai dikarantina di Gedung Grha Wisata Niaga Sriwedari. Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Wali kota Solo FX Hadi Rudyatmo menggandeng Ketua RT untuk mengendus keberadaan pemudik di Kota Solo. Hal itu dilakukan agar tidak ada pemudik yang lolos dari proses karantina di Kota Solo.

Pemkot Solo sendiri melakukan berbagai upaya untuk menegakkan peraturan wajib karantina bagi pemudik yang nekat di tengah pandemi Corona. Bahkan Wali kota mengantarkan sendiri para pemudik yang telah selesai dikarantina pulang ke rumahnya masing-masing. Hal itu untuk menyingkirkan stigma bahwa pemudik sebagai orang dalam pemantauan (ODP).

Baca Juga :  Juara Lomba Menulis Ditantang Walikota Solo, Disediakan Hadiah Laptop

Selain itu, Rudy juga menegaskan kepada seluruh Ketua RT se Kota Solo untuk mewajibkan pemudik di daerahnya karantina di lokasi yang sudah disediakan Pemkot Solo.

“Saya meminta untuk Pak RT untuk mengkarantina pemudik di tempat karantina, RT jangan mau menjamin pemudik untuk karantina mandiri,” tandasnya, Minggu (3/5/2020).

Hal itu dikatakan Rudy usai mengantarkan para pemudik yang selesai dikarantina di Gedung Grha Wisata Niaga Sriwedari.

Baca Juga :  Tokoh Lintas Agama dan Kepercayaan Dukung Pilkada Damai untuk Kenyamanan Kota Solo

Meskipun sebelumnya Rudy mengatakan terkait larangan mudik termasuk peraturan yang terlambat diterapkan, namun dirinya tetap berkomitmen untuk mencegah penyebaran wabah Corona di Kota Solo.

“Terlambat diterapkan. Karena sudah pada pulang, termasuk di Solo. Tapi ini kita tetap komitmen untuk pencegah penularan. Pemudik wajib dikarantina. Ndak mau, ya dijemput paksa,” tukasnya. Prihatsari