JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Internasional

Dampak Corona, 60 Klub Liga Inggris Terancam Bangkrut

surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id


JAKARTA (JOGLOSEMARNEWS.COM )-Pandemi covid-19 berdampak ke semua sektor dan saling terkait. Dunia olah raga pun juga kena imbasnya termasuk kompetisi Liga Inggris harus menaln pil pahit karena banyak klub yang berlaga di sini terancam bangkrut.

Bos klub divisi Championship Huddersfield Town, Phil Hodgkinson, memperkirakan ada 60 klub sepak bola papan bawah Liga Inggris akan bangkrut jika manajemen olahraga di negara tersebut gagal membuat perencanaan yang tepat atas dampak Covid-19 setelah musim kompetisi tahun ini.

Baca Juga :  Hotel Berlapis Emas Pertama di Dunia Resmi Dibuka di Vietnam, Cangkir hingga Dudukan Toilet Berlapis Emas 24 Karat

“Masalahnya bukan apakah kita bisa menyelesaikan musim ini atau tidak, tapi apa yang terjadi setelah itu,” kata Hodgkinson kepada BBC, seperti dikutip Reuters, Minggu (24/5/2020).

Sepak bola profesional Inggris telah ditangguhkan sejak Maret. Klub-klub liga Championship (level 2 Liga Inggris) akan kembali berlatih dalam kelompok-kelompok kecil pada Senin, dengan harapan dapat menyelesaikan musim kompetisi di stadion tanpa penonton. “Jika kita tidak mencapai kesepakatan, tidak akan ada piramida sepak bola,” kata dia.

Baca Juga :  Walikota Seoul Ini Menghilang dari Rumah, Tahu-tahu Ditemukan Tewas, Diduga Bunuh Diri

          Ia mengungkapkan, ada klub yang terpaksa menunda pembayaran upah, pajak, dan kredit lainnya. Namun, hal itu tetapi tetap harus dibayar pada titik tertentu.

          Hodgkinson mengatakan skenario terburuk adalah bermain musim depan tanpa penonton di stadion, sehingga banyak klub kehilangan sumber penghasilan utama mereka.

          Klub sudah menghadapi pengeluaran yang signifikan untuk pengujian Covid-19. Dia menyarankan upah pemain perlu dikurangi 30 hingga 50 persen di setiap tingkat sampai orang banyak bisa kembali menyaksikan sepak bola. Ia juga menuduh beberapa orang dalam situasi ini sengaja lepas tanggung jawab.(ASA)



www.tempo.co