JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Geger Sesosok Mayat Tergeletak di Jalan S Parman Depan Apotek Satria Grobogan. Korban Diketahui Berasal dari Gabus Berusia 65 Tahun

Foto/Humas Polda

IMG 20200520 WA0045 750x355
Foto/Humas Polda

GROBOGAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Warga Jalan S. Parman digegerkan dengan temuan sesosok mayat pria tergeletak di pinggir jalan tersebut tepatnya di depan Apotek Satria, Rabu (20/5/2020).

Penemuan mayat ini diawali pada hari ini Rabu tanggal 20 Mei 2020, diketahui sekira pukul 07.00 WIB, pada saat Sriyati (55), hendak membuka toko apotek tersebut.

Usai membuka rolling door, ia berencana membersihkan halaman apotek. Namun, saat berada di depan, ia kaget melihat seorang laki-laki tergeletak di trotoar dengan posisi telungkup.

Sriyati kemudian memberitahukan apa yang dilihatnya kepada Reisha Adi (25), pegawai Kecamatan Purwodadi setempat. Untuk membuktikan kecurigaannya, ia memberitahukannya kepada dua temannya yang lain.

Baca Juga :  Dapat Instruksi dari Presiden dan Kapolri, Semua Tempat Hiburan Malam di Semarang 2 Malam Ini Diobok-Obok Polisi. Ini Sasarannya!

Untuk mengetahui kepastiannya, Chaeroni (52), pemilik Apotek Satria melaporkannya ke Polsek Purwodadi. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti.

Petugas Polsek Purwodadi bersama tim Inafis Polres Grobogan dan Tim Medis Puskesmas 1 Purwodadi langsung menuju ke TKP. Di sekitar penemuan mayat tersebut dipasangi garis polisi selama pemeriksaan.

Dalam pemeriksaan tersebut, pria tersebut dinyatakan sudah meninggal dunia. Korban kemudian dibawa ke RSUD dr Soedjati Purwodadi untuk dilakukan visum.

Baca Juga :  Gubernur Ganjar Pastikan Vaksinasi Covid-19 untuk Penerima Lansia di Jateng Sudah Dimulai

Dari proses identifikasi dan pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Namun, ditemukan kantong plastik milik korban berisi beberapa jenis obat jantung.

Dalam laporannya, Kapolsek Purwodadi AKP Sudarwati mengatakan, berdasarkan hasil visum, korban meninggal karena serangan jantung.

“Korban bernama Suprat, umur 65 tahun, beralamat di Desa Tahunan, Kecamatan Gabus. Saat diperiksa, terdapat kantong plastik warna hitam berisi obat-obatan dan dijelaskan tim dokter, obat tersebut khusus penyakit jantung,” jelasnya. Edward