JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Karanganyar Terbebas dari Kasus Positif Covid-19, Namun PDP Masih Ada Satu Tambahan Baru Hari Ini. Total Ada 18 PDP dan 26 ODP, 13 Meninggal Dunia

Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Foto/Humas
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Foto/Humas

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kabupaten Karanganyar akhirnya terbebas dari kasus positif corona virus atau covid-19. Tepat di hari Raya Lebaran kemarin, semua pasien positif yang tersisa, dinyatakan sudah sembuh.

Meski demikian, hari ini, Senin (25/5/2020) ada satu pasien dalam pengawasan (PDP) baru.

Fakta itu terungkap dari data yang dilansir situs resmi corona Karanganyar di laman covid19.karanganyarkab.go.id. Hingga Senin (25/5/2020) siang pukul 13.00 WIB, data pasien positif covid-19 Karanganyar sudah kosong.

Dari 25 kasus positif covid-19 secara akumulatif, 22 pasien yang dirawat semuanya dinyatakan sembuh dan tiga meninggal dunia.

Baca Juga :  Beber Borok Pemicu Keterpurukan Sepakbola Karanganyar, Bambang Blak-Blakan Sebut PSSI Karangnyar Butuh Figur Ketua Yang Kantongnya Kuat dan Royal

Namun masih ada orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 26 dari akumulatif 1152 orang. Dari jumlah itu, tiga orang meninggal dunia.

Kemudian masih ada 18 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang saat ini masih dirawat. Jumlah itu termasuk satu tambahan baru hari ini tadi.

Dari total PDP 139 orang, 114 di antaranya selesai pengawasan dan tujuh meninggal dunia.

Kabar zero kasus positif itu juga diunggah Bupati Karanganyar Juliyatmono. Dalam akun facebook pribadinya, Sabtu (23/5/2020) kemarin ia menuliskan syukurnya atas kesembuhan pasien positif dan kondisi nihil kasus positif.

Baca Juga :  Update Corona Sragen 2 Juli, Kurva Melandai Tapi 43 Warga Masuk Daftar OTG. Total Positif Masih 50 Kasus, 39 Sembuh dan 23 Warga Meninggal Dunia

“Alhamdulillah, Karanganyar Covid-19 per hari ini dinyatakan 0. Kosong semuanya sembuh,” tulisnya.

Meski demikian, Bupati dalam beberapa kesempatan tak lupa senantiasa meminta agar warga lebih waspada dan mematuhi anjuran pemerintah.

Yakni dengan menjaga jarak, menghindari keluar rumah, dan membiasakan memakai masker.

“Kami juga minta tolong kepada masyarakat  untuk waspada, tetap patuh, jaga jarak, pakai masker, aktivitas juga dicermati. Kami akan terus ikhtiar.Semua warga masyarakat agar  hati-hati sehingga penyebaran Covid-19 dapat dihentikan,” tandasnya. Wardoyo