JOGLOSEMARNEWS.COM Umum

Melalui OTT, KPK Gagalkan Praktik “Setor THR” Rektor UNJ ke Pejabat Kemendikbud

ilustrasi / tempo.co
JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Melalui operasi tangkap tangan (OTT), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menggagalkan praktik setor upeti dalam bentuk THR oleh Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Komarudin ke pejabat di Kemendikbud. Duit untuk setir THR tersebut diduga diperoleh melalui pungutan kepada para Dekan di kampusnya. Praktik dugaan “setor upeti” tersebut akhirnya berhasil diendus dan dicegah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Rektor UNJ sekitar 13 Mei 2020 diduga telah meminta kepada Dekan Fakultas dan Lembaga di UNJ untuk mengumpulkan uang THR masing-masing Rp 5 juta,” kata Deputi Penindakan KPK, Karyoto, Kamis ( 21/5/2020). Menurut Karyoto, uang dikumpulkan oleh Kepala Bagian Kepegawaian UNJ Dwi Achmad Noor. Pada 19 Mei 2020, uang yang terkumpul berjumlah Rp 55 juta berasal dari 8 Fakultas, 2 Lembaga Penelitian dan Pascasarjana. THR tersebut rencananya akan diserahkan kepada Direktur Sumber Daya Ditjen Dikti Kemendikbud dan beberapa staf SDM di Kemendikbud.
Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
Baca Juga :  Lukas Enembe Punya Tambang Emas di Kampungnya, KPK: Sampaikan Langsung ke Penyidik
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com