JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Parah, Sudah Dilarang Kumpul, 6 Remaja dan Satu Cewek ABG Ini Malah Nekat Pesta Miras Hingga Larut Malam. Akhirnya Digelandang Polisi

Foto/Humas Polda
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Humas Polda

PURBALINGGA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebanyak tujuh remaja diamankan polisi dari Polsek Bukateja Polres Purbalingga di sebuah ruko kosong wilayah Desa Karanggedang, Kamis (7/5/2020) malam.

Mereka diamankan setelah kedapatan menggelar pesta minuman keras (miras).

Para remaja tersebut ditemukan saat polisi sedang menggelar patroli rutin sekaligus memberikan imbauan pencegahan penyebaran Covid-19.

Dari tujuh remaja yang diamankan polisi, enam orang berjenis kelamin laki-laki dan satu perempuan.

Kapolsek Bukateja AKP Agus Triyono mengatakan saat pihaknya melaksanakan patroli sekaligus pemberian imbauan pembatasan sosial, menemukan kerumunan remaja di sebuah ruko kosong.

Saat didatangi diketahu mereka sedang pesta miras jenis tuak.

Baca Juga :  Produksi Jagung di Kendal Harus Dipacu

“Remaja berjumlah tujuh orang yang diketahui sedang pesta miras kemudian kita bawa ke Polsek Bukateja berikut barang bukti berupa empat bungkus plastik minuman keras jenis tuak,” kata Kapolsek dilansir Tribratanews.

Adapun remaja yang diamankan yaitu
RAW (17), BK (17), AS (18), MAM (19) warga Desa Karanggedang Kecamatan Bukateja. Selain itu, GP (20) dan FA (19) warga Desa Karangcengis, Kecamatan Bukateja.

Sedangkan satu remaja berjenis kelamin perempuan yaitu IDI (17) warga Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara.

“Para remaja yang diamankan kemudian dilakukan pendataan. Selanjutnya mereka membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya yang diketahui oleh para orang tuanya,” kata Kapolsek.

Baca Juga :  Upacara HUT ke-74 Bhayangkara Digelar Virtual, Kapolda Jateng Tegaskan Penanganan Covid-19

Lebih lanjut disampaikan, dari pengakuan para remaja tersebut, minuman keras jenis tuak dibeli dari salah satu rumah di wilayah Desa Mandiraja Kabupaten Banjarnegara.

Terkait hal itu, kita koordinasi dengan kepolisian setempat terkait informasi penjual miras di wilayah tersebut untuk ditindaklanjuti.

“Kita akan terus melakukan patroli dalam pandemi Covid-19. Selain menjaga kemananan kita juga mengantisipasi adanya masyarakat yang masih melakukan aktivitas berkumpul di luar rumah,” pungkasnya. Edward