JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Penuh Perjuangan, 3 Warga Pencari Bekicot di Tanon Sragen Tangkap Ular Piton Besar Berukuran 4 Meter di Dekat Embung Gading. Warga Berbondong-Bondong Penasaran Melihat

Proses evakuasi ular piton yang ditangkap di dekat Embung Gading, Tanon, Jumat (8/5/2020) dinihari. Foto/Wardoyo
Proses evakuasi ular piton yang ditangkap di dekat Embung Gading, Tanon, Jumat (8/5/2020) dinihari. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kemunculan ular piton kembali terjadi di Sragen. Setelah di Karangtengah, Sragen Kota, Jumat (8/5/2020) dinihari tadi, seekor ular piton muncul di Desa Gading, Kecamatan Tanon.

Ular berukuran hampir 4 meter itu ditemukan saat menyusur di bawah rerumpunan bambu. Lokasi penemuan di dekat embung Desa Gading di Dukuh Dayan, Desa Gading.

Dari keterangan warga, ular itu muncul sekitar pukul 00.20 WIB. Diketahui oleh tiga warga Dukuh Karang, Desa Gading, Tanon, bernama Kasno (32) dan Andi (23) serta Khoiri (34).

Ketiganya kebetulan sedang mencari bekicot di sekitar embung Desa Gading. Namun saat mengais semak dekat embung, mereka dikejutkan dengan kemunculan ular piton ukuran besar sedang berkeliaran menyusur di bawah pohon bambu.

Baca Juga :  Bupati Yuni Umumkan Sragen Turun Jadi Zona Oranye Covid-19. Tegaskan Hajatan Tidak Dilarang, Soal Izin Keramaian Kewenangan Polres!

“Awalnya saya melihat ular tersebut di bawah pohon bambu samping embung. Kaget juga lihat ular sebesar itu sedang berjalan. Kita bertiga seketika langsung menangkap ular tersebut,” kata Khoiri.

Penangkapan ular piton hanya mengunakan tangan kosong dan mengunakan karung.

Dengan penuh perjuangan dan kewaspadaan, ular tersebut akhirnya bisa dievakuasi sekitar 15 menit.

“Iya penuh perjuangan. Kalau kita tidak evakuasi takutnya ular ini masuk ke perkarangan warga memangsa hewan ternak milik warga setempat,” jelasnya.

Hingga saat ini, ular mampu dievakuasi dan diamankan di rumah Kasno di Karang RT 04, Gading, Tanon, Sragen.

Menurut rencana, satwa melata berukuran besar itu bakal diserahkan pada masyarakat yang mau merawat.

Baca Juga :  712 Spanduk Dinilai Berpotensi Langgar PKPU, Bawaslu Sragen Akan Undang Beberapa Instansi Untuk Rapat Menyamakan Persepsi. Sekda Tegaskan Spanduk Yuni-Dedy Tak Perlu Dicopot!

“Dari pada berkeliaran di lingkungan warga dan memangsa ternak milik warga seperti ayam, bebek, kambing, burung saat malam hari. Rencananya kita tawarkan pada warga yang mau merawat,” urainya

Sementara bersamaan itu, belasan warga silih berganti mendatangi rumah Kasno untuk melihat ular besar itu.

Sebelumnya penangkapan ular piton jenis sanca kembang juga pernah ditemukan oleh Awang (34) warga Dayan, Gading, tak jauh dari penangkapan kali ini.

“Sudah dua kali penangkapan ular piton seperti ini di lokasi sini. Dulu yang saya tangkap ular jenis seperti ini masuk ke kandang ayam dan bebek milik keluarga saya,” tandas Khoiri. Wardoyo