JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Sampai H-1 Lebaran, 465.000 Kendaraan Keluar dari Jakarta

Penumpang memasuki bus Antar Kota antar Propinsi (AKAP) setelah pemberitahuan larangan mudik di terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Rabu, 22 April 2020. Pemerintah resmi melarang warga mudik Lebaran ke kampung halaman demi mencegah pandemi virus corona (covid-19) yang berlaku secara efektif pada Jumat (24/4/2020) / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Meskipun tetap ada warga Jakarta yang nekat mudik, namun prosentasenya turun sekitar 62 persen dibanding tahun sebelumnya.

Demikian catatan dari PT Jasa Marga (Persero) mengenai jumlah kendaraan keluar dari Jakarta menuju arah timur, selatan dan barat pada H-7 hingga H-1 Lebaran.

“Jumlahnya mencapai 465.582 unit. Angka ini turun 62 persen dari lalu-lintas kendaraan pada periode Lebaran yang sama tahun lalu,” ujar Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru, Minggu (24/5/2020).

Dwimawan mengatakan, untuk distribusi lalu lintas di ketiga arah tersebut, sebesar 39 persen menuju arah timur, 34 persen ke arah barat dan 27 persen ke arah selatan.

Dwimawan merincikan, kendaraan keluar dari Jakarta menuju arah timur melewati dua gerbang tol (GT). Di antaranya GT Cikampek Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Trans Jawa dan GT Kalihurip Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi.

Baca Juga :  Sebagian Warga Jakarta Dihebohkan Suara Dentuman Misterius

Adapun total kendaraan melewati GT Cikampek Utama tercatat sebesar 103.440 unit atau turun 81 persen dari Lebaran 2019.

Sedangkan kendaraan yang melewati GT Kalihurip Utama terdara sejumlah 76.357 unit atau turun 64 persen dari Lebaran 2019.

“Dengan begitu, total kendaraan yang melintas menuju arah timur adalah sebanyak 179.797 kendaraan, turun 76 persen dari Lebaran 2019,” ucap Dwimawan.

Sementara itu, untuk kendaraan menuju arah barat, Jasa Marga mencatat, pengemudi melewati GT Cikupa Jalan Tol Merak-Tangerang. Kendaraan yang terekam melewati GT ini ialah 157.926 unit atau turun 42 persen dari Lebaran 2019.

Baca Juga :  Semua Tenaga Honorer Pusat hingga Pemda Bakal Subsidi Gaji

Kemudian, pengemudi kendaraan yang meninggalkan Jakarta ke arah selata atau lokal umumnya melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi.

Hingga H-1 Lebaran, ada 127.859 kendaraan melintasi GT ini. Angka tersebut turun 33 persen dari tahun sebelumnya.

Sementara itu, pada H-7 hingga H-1 Lebaran 2020, Jasa Marga melaporkan lalu-lintas tertinggi untuk kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari ketiga arah tersebut terjadi pada H-4 Lebaran, yakni mencapai 92.668 kendaraan.

“Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk berpartisipasi aktif dalam mencegah penularan Covid-19 dengan tidak mudik dan tidak piknik,” ucapnya.

www.tempo.co