Satu Ulama di Sambirejo Sragen Positif Terpapar Covid-19. Berusia 80 Tahun, Sering Ngajar Ngaji Lansia, Istrinya Berjualan di Pasar

Ilustrasi positif covid-19. Foto/Pixabay
Ilustrasi positif covid-19. Foto/Pixabay

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Misteri tambahan pasien positif covid-19 asal Kecamatan Sambirejo, Sragen akhirnya terungkap.

Pasien positif ke-29 itu diketahui berasal dari Desa Jetis. Pria yang terpapar covid-19 dari klaster Ijtima Ulama Gowa itu berusia sekitar 80 tahun.

Data yang dihimpun Joglosemarnews com, kakek berinisial C itu selama ini dikenal sebagai salah satu ulama atau tokoh agama di kampungnya.

Bahkan warga sempat resah lantaran sebelum dinyatakan positif covid-19, kakek itu diketahui masih sering mengajar ngaji para lansia di kampung.

“Iya benar ada satu warga kami yang dinyatakan positif covid-19. Sempat pergi mengikuti Ijtima Ulama di Gowa. Beliau tokoh agama atau ulama di situ,” papar Kades Jetis, Sumiyarno, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Jumat (15/5/2020).

Selain aktivitas keagamaan di masjid, Mbah C juga diketahui sering mengajar ngaji orangtua-orangtua di wilayahnya. Sedangkan istrinya diketahui berprofesi sebagai pedagang dan berjualan di pasar.

Sumiyarno menjelaskan sebelumnya, Mbah C sempat dikarantina sesampai dari Gowa. Namun, yang bersangkutan masih ngeyel dan nekat bepergian.

“Sempat dikarantina mandiri tapi ya itu tadi agak ngeyel. Masih sering keluar rumah. Istrinya juga jualan di pasar. Makanya kemarin warga sempat syok dengar dikabarkan positif,” terangnya.

Saat ini, Mbah C masih menjalani perawatan di Gedung SMS Sragen. Mbah C dinyatakan positif covid-19 pada Selasa (12/5/2020).

“Total ada 29 kasus positif sampai hari ini,” papar Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Tatag Prabawanto, Rabu (13/5/2020). Wardoyo