JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Terjebak Kirim Foto Bugil dan Alat Vital, 3 Siswi asal Karanganyar Jadi Budak Nafsu dan Disetubuhi Pemuda Serabutan Asal Solo. Satu Siswi Lolos Usai Nekat Melawan, Pelaku Akhirnya Dijebak Balik dan Dibekuk Polisi

Tersangka pelaku pencabulan siswi bermodus merayu kirim gambar bugil via medsos, saat diamankan di Mapolres Karanganyar. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Tersangka pelaku pencabulan siswi bermodus merayu kirim gambar bugil via medsos, saat diamankan di Mapolres Karanganyar. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus kejahatan seksual dengan memanfaatkan sarana media sosial yang dilakukan pemuda berinisial AY alias Gombloh (24) asal Kampung Gajahan, Pasar Kliwon, Solo, benar-benar keterlaluan.

Bermodus mengajak kenalan para siswi SMP dan SMA, pemuda yang bekerja serabutan itu sukses memperdaya 10 siswi dalam kurun setahun terakhir.

Para siswi itu kemudian dijebak dan dirayu untuk mengirimkan foto-foto bugil dan alat vital mereka. Berbekal foto panas itulah, pelaku kemudian merayu korbannya untuk diajak berhubungan badan.

Pelaku bahkan berhasil memaksa tiga korban untuk berhubungan badan dengan mengancam akan menyebarkan foto-foto seronok mereka.

Fakta itu diungkapkan Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi saat menggelar konferensi pers virtual atas penangkapan pelaku di Mapolres Karanganyar.

AKBP Leganek mengatakan aksi pelaku dilakukan sejak setahun lalu. Ia mengincar gadis-gadis belia yang duduk di bangku SMP dan SMA untuk diajak kenalan via facebook, instagram, dan twitter.

Baca Juga :  Komunitas Kabar Sepakbola Karanganyar Ungkap 3 Kejanggalan Jelang Kongres PSSI. Sebut Ada Tandatangan Dukungan Didengkul Hingga Syarat Calon Harus S1, Desak Kongres Ditunda!

“Sejauh ini sudah ada sekitar 10 gadis-gadis ABG di bawah umur yang menjadi korban aksi cabul pelaku.Mereka mayoritas usia antara 14-17 tahun. Dari pengakuan tersangka, ada tiga korban yang sudah disetubuhi oleh pelaku karena ketakutan diancam foto bugil dan alat kelaminnya disebarkan dan diviralkan,” papar Kapolres.

Kapolres menguraikan sepak terjang Gombloh berakhir ketika korban terakhir, yakni salah satu siswi SMA berinisial VNQ (16) memberontak ketika dirayu dan diancam untuk berhungan intim.

Siswi salah satu SMA asal Desa Ngringo, Jaten, Karanganyar itu akhirnya nekat melaporkan kasus itu ke Polres Karanganyar, Rabu (20/5/2020) lalu.

VNQ nekat melawan dan melapor ketika dipaksa dan diancam untuk melayani nafsu bejat tersangka pada Senin (18/5/2020) malam.

Sebelumnya, siswi berparas manis itu sudah terlebih dahulu masuk perangkap dan terbujuk rayuan dengan mengirimkan foto-foto alat kelamin serta foto tanpa busananya kepada pelaku.

Baca Juga :  Disidang LBH Muhammadiyah, Oknum LSM dan Wartawan Dalang Kasus Pemerasan Guru dan Kasek 11 TK Aisyiyah Nekat Berkelit. Mengaku Tak Saling Berhubungan, Saling Elak Ditanya Siapa Yang Minta Uang Damai Rp 5 Juta!

“Jadi modus operandi pelaku ini, dia mencari mangsa ABG-ABG dan mengajak kenalan dengan mengirimkan pesan atau DM kepada korban memakai sarana Facebook, Instagram dan twitter.Setelah itu, seiring berjalannya waktu, tersangka kemudian merayu korban agar mengirimkan foto telanjang dan alat kelamin,” urai Kapolres.

Berbekal foto syur itu, tersangka kemudian menjerat korban dan mengajak untuk ketemuan.

Saat bertemu darat, tersangka baru melancarkan aksinya mengajak para korbannya untuk berhubungan intim.

Jika korban menolak, tersangka mengancam akan menyebarkan foto syur korban ke grup-grup komunitas FB yang ada.

“Jadi dengan bekal foto-foto syur itu, pelaku menakut-nakuti korban kalau tidak mau diajal hubungan intim, maka foto akan disebar,” terang Kapolres.

Berbekal laporan dari VNQ, pelaku akhirnya dijebak dan diajak ketemuan. Selanjutnya, pelaku ditangkap Polres Karanganyar dan diamankan di Mapolres.

“Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres,” terang Kapolres. Wardoyo