JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Tetap Nekat Mudik ke Solo, Belasan Pemudik Kembali Terjaring Penyekatan Malam Hari, Ada yang Putar Balik dan Dikarantina

Satlantas Polresta Surakarta bersama Dinas Perhubungan (Dishub) kembali menggelar penyekatan para pemudik di kawasan Tugu Makutho, Jumat (08/05/20). Foto: JSNews/Prabowo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Para pemudik tak juga jera dengan kebijakan penyekatan yang dilakukan tim gabungan Polresta Surakarta dan Dinas Perhubungan (Dishub). Belasan pemudik kali ini kembali terjaring razia, bahkan yang dilakukan malam hari.

Kasatlantas Polresta Surakarta, Kompol Afrian Satya Permadi menjelaskan, dari sekitar enam kali penyekatan malam hari pihaknya mendapati pemudik yang ingin masuk ke wilayah Kota Solo. Penyekatan itu dilakukan secara tentatif baik di simpang Faroka, Tugu Makutho, maupun kawasan Palang Joglo.

“Tak hanya mobil, motor pun juga masih banyak yang nekat mudik. Ya seperti biasanya, harus putar balik dan yang lain kita bawa ke posko karantina,” kata dia, Senin (18/05/20).

Baca Juga :  Kerusuhan di  Pasar Kliwon Solo, Acara Keluarga Dibubarkan Massa, 3 Orang Terluka Sejumlah Mobil Pecah Kaca

Afrian memaparkan, para pemudik masih didominasi kendaraan berplat nomor Jabodetabek. Namun tak sedikit yang diketahui menggunakan motor atau mobil bernomor polisi Soloraya dan Yogyakarta.

“Tren saat ini juga sudah jarang pemotor yang membawa banyak barang. Dulu kan masih ada sampai bawa banyak kardus dan sebagainya,” ujar dia.

Dia menambahkan, pihaknya juga sebagai antisipasi kemungkinan para pemudik yang membludak masuk ke Kota Solo sepekan jelang lebaran. Terlebih hingga saat ini masih banyak pemudik yang nekat datang meski sejak lama ada pemberitahuan larangan.

Baca Juga :  KKN Unisri Gelar Sosialisasi Cegah Berita Hoax

“Kami lakukan secara fluktuatif karena jam-jam tertentu mungkin sudah dibaca pemudik. Kami juga terus berkoordinasi dengan kepolisian sekitar untuk sama-sama pantauan. Karena Solo tidak bisa lepas dari wilayah sekitar,” ujarnya.

Dalam pelaksaan penyekatan, ada ratusan kendaraan plat luar yang sempat dihentikan petugas. Namun rata-rata mereka yang berada didalam kendaraan merupakan warga dengan indentitas Solo. Prabowo