JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Update Corona Jateng 28 Mei, 1.397 Kasus Positif, Total 850 Warga Positif dan PDP Meninggal Dunia, 1.269 Masih Dirawat

SItuasi covid-19 Jateng, Kamis (28/5/2020). Foto/JSnews
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
SItuasi covid-19 Jateng, Kamis (28/5/2020). Foto/JSnews

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Jumlah pasien positif di Provinsi Jawa Tengah masih menunjukkan tren penambahan.

Berdasarkan data dari laman corona.jatengprov.go.id, Kamis (28/5/2020) pukul 22.39 WIB, tercatat ada 1.397 kasus positif corona di Jawa Tengah.

Dari angka itu sebanyak 586 pasien dirawat, 715 sembuh, dan 96 meninggal.
Sebanyak 586 pasien positif yang dirawat, di antaranya 57 di Kota Magelang, 51 di RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo, 28 di RSUD Djoyonegoro Temanggung, 34 di Kota Semarang, 21 di RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara, 24 di RSUD Setjonegoro Wonosobo, dan 13 di RSUD Majenang.

Sisanya dirawat di rumah sakit rujukan lainnya di Jawa Tengah. Sementara 715 pasien yang sembuh dan sudah pulang, di antaranya berasal RSUP Dr. Kariadi Semarang 131 orang, RSUD K.R.M.T Wongsonegoro Semarang 34 orang, RSUD dr. M Ashari Pemalang 21 orang.

Baca Juga :  Pemkot Semarang Lanjutkan Pembangunan Infrastruktur Prioritas

Lantas dari RSUD Dr. Moewardi Solo 33 orang, RS Kasih Ibu Surakarta 27 orang, RSU St Elizabeth Semarang 14 orang, dan sisanya berasal dari rumah sakit rujukan lainnya.

Adapun PDP (Pasien Dalam Pengawasan) tercatat 5.344 orang, sebanyak 683 dirawat, 3.907 sembuh, dan 754 meninggal. ODP (Orang Dalam Pemantauan) tercatat sebanyak 35.133 orang.

Dalam pemantauan sebanyak 1.456 orang, sedangkan 33.677 orang selesai pemantauan.

Sementara secara keseluruhan, jumlah warga meninggal mencapai 850 orang. Terdiri dari 754 PDP dan 96 pasien positif. Kemudian ada 1.269 warga masih dirawat dengan rincian 683 PDP dan 586 pasien positif.

Baca Juga :  Pembentukan Gugus Tugas Khusus di Kawasan Industri Jadi Prioritas Ganjar

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo terus mengimbau masyarakat menerapkan protokol kesehatan untuk menahan laju penyebaran virus corona.

”Jangan bepergian bila tidak mendesak, menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan menggunakan sabun,” paparnya.

Apabila mengalami gejala-gejala yang mengarah Covid-19 segera periksa ke rumah sakit yang telah direkomendasikan.

Orang nomor satu di Jateng ini juga mengimbau jangan mudik, pedagang di pasar menjaga jarak, dan masyarakat melakukan gotong royong untuk melawan wabah corona serta membantu warga yang perekonomiannya terdampak pandemi virus tersebut. Edward