JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

10 Benda Purba Jenis Stupa dan Artefak Candi Peninggalan Kerajaan Kediri Ditemukan di Kebakkramat Karanganyar. Ditemukan Warga Saat Menggali Kubur

Tim saat menunjukkan benda sejarah diduga stupa dan artefak peninggalan kerajaan Kediri yang ditemukan di Pulosari, Kebakkramat, Kamis (18/6/2020). Foto/Wardoyo
Tim saat menunjukkan benda sejarah diduga stupa dan artefak peninggalan kerajaan Kediri yang ditemukan di Pulosari, Kebakkramat, Kamis (18/6/2020). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Warga Desa Pulosari, Kecamatan Kebakramat, Karanganyar dikejutkan dengan temuan benda bernilai sejarah di wilayah setempat, Kamis (18/6/2020).

Benda purba berupa Artefak Stupa serta ukiran sisa-sisa candi itu ditemukan di areal pemakaman Udan Agung di Dusun Dadagan, Desa Pulosari, Kecamatan Kebakramat, Karanganyar.

Artefak itu ditemukan tak sengaja oleh warga saat menggali makam di lokasi setempat. Benda sejarah itu ditemukan salah satu warga, Hariyanto (34) saat tengah menggali kubur bersama warga lainnya.

Kepada wartawan, ia mengatakan sebelumnya ia juga sering menemukan batu-batu relief yang terkubur dalam tanah.

Baca Juga :  Pandemi Covid, Realisasi Penerimaan Pajak Hotel dan Restoran di Karanganyar Menurun Drastis Jauh dari Target

Menurutnya, awalnya warga tidak mengetahui jika benda tersebut memiliki nilai sejarah. Tiap kali menggali dan menemukan benda di dalam hanya ditumpuk dan dikumpulkan di lokasi pemakaman.

“Pada saat ada yang memposting benda ini ke media sosial, Pemkab Karanganyar mendatangi lokasi ditemukannya benda yang diduga bernilai sejarah ini,” paparnya, Kamis (18/6/2020).

Tadi pagi, tim dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat langsung terjun melakukan pengecekan. Tim dipimpin Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar, Sawaldi.

Ia menjelaskan, telah menindaklanjuti temuan tersebut dan masih dalam kajian mendalam.

Baca Juga :  Bukan Sekolah Tatap Muka, Disdikbud Karanganyar Akan Aktifkan Kembali KBM Lewat Radio Mulai Pekan Depan. Guru Sambut Baik, Tapi Pelajaran Matematika Dinilai Bakal Terkendala!

Menurutnya, artefak yang ditemukan warga tersebut diduga  peninggalan budaya dan sejarah pada masa Kerajaan Kediri.

“Kami menggandeng TACB Sragen untuk melakukan kajian mendalam. Saat ini kami masih menunggu izin bupati untuk melakukan eksplorasi,” jelasnya.

Ditambahkan, ada 10 artefak yang ditemukan warga di lokasi tersebut. Saat ini semua benda peninggalan sejarah itu telah diamankan.

“Kami mengimbau kepada warga, jika masih menemukan artefak lain segera diamankan dan dikumpulkan di lokasi yang aman untuk dilakukan kajian oleh ahli arkeologi,” tandasnya. Wardoyo