JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Begini Momen saat Sutradara Tersohor Indonesia Minta Izin ke Ganjar Pranowo

Sutradara kondang Hanung Bramantyo saat berdiskusi dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di area Kantor Gubernuran Jawa Tengah, kemarin. Humas Pemprov Jateng

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Film menjadi industri hiburan yang sangat dekat dengan masyarakat. Dengan film, masyarakat akan banyak belajar hal tentang amanat dan pesan yang terdapat dalam film.

Semaraknya film Tanah Air, membuat banyak yang membuat inovasi dan terobosan agar bisa menarik minat masyarakat untuk menontonnya. Salah satu caranya ialah menggandeng pimpinan daerah untuk ikut serta bermain sebagai aktor.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendapat kehormatan menjadi salah satu pemain film layar lebar berjudul Sang Prawira besutan sutradara Ponti Gea yang tayang di bioskop tahun lalu.

Kini giliran sutradara kondang Hanung Bramantyo berencana memulai syuting film terbaru berjudul Gatotkaca di Semarang, Agustus 2020. Rencana pengambilan gambar pertama kali sejak Pandemi itu ia paparkan pada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, kemarin.

Film itu kata Hanung mestinya selesai pada bulan April silam. Namun karena Corona, rencana syuting beberapa adegan dia urungkan, salah satunya syuting adegan yang memanfaatkan Kota Lama Semarang sebagai latarnya.

Baca Juga :  Terpilih secara Aklamasi, Amir Machmud Kembali Nahkodai PWI Jateng Periode 2020-2025

“Kota lama, karena artistik sekali dan sudah bagus. Jadi cocok. Saya sering bikin film biopik sejarah dan salah satu lokasi favorit di Semarang. Ini film keempat di Semarang,” katanya.

Untuk syuting tersebut Hanung merencanakan dilakukan pada bulan Agustus mendatang. Untuk mengatasi syuting di tengah pandemi sendiri, Hanung mengatakan telah menyiapkan protokol kesehatan, bahkan dia telah membuat prototipe untuk panduan seluruh kru maupun para pemeran.

Khusus untuk kru, lanjutnya, mereka harus pakai masker, hand sanitizer, jaga jarak dan tidak bersentuhan. Hanung juga menerapkan pemisahan pemain yang berusia 50 tahun ke atas. Selain itu juga dilakukan rapid test.

Baca Juga :  Jika Dinilai Berbahaya, Gubernur Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Pertimbangkan Usulan Penundaan Pilkada Serentak 2020

“Rencana akan memulai Agustus. Kami minta arahan, selain pemangku pemerintahan juga sebagai tokoh yang konsen banget di gerakan new normal. Ini akan jadi shooting pertama di antara kawan-kawan perfilman dan sebagai prototipe menjalankan shooting di masa Pandemi,” tandas Hanung.

Sementara itu, Ganjar mengatakan salah satu yang mendapat pukulan di tengah pandemi ini adalah industri perfilman. Menurutnya dengan kondisi seperti ini, mesti ada peraturan baru di industri kreatif. Peraturan tersebut minimal dengan menepati protokol kesehatan dan mendapat rekomendasi dari Gugus Tugas. Ketika shooting misalnya, para pemain harus dicek kesehatannya, hand sanitizer mesti disediakan, harus jaga jarak dan pakai masker.

“Ini ada momentum bagus untuk memulai. Temen-temen di film kan kreatif-kreatif itu, pasti bisalah menyesuaikan dan memang harus kita mulai,” kata Ganjar. Satria Utama