JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Diduga Asal Nylonong Saat Menyebrang Jalan Rajiman Jongke Solo, Pengendara Motor Dihantam Grand Max Senin Dini Hari

Ilustrasi | joglosemarnews.com
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kecelakaan yang melibatkan motor dan mobil terjadi di ruas Jalan Rajiman, tepatnya di depan bekas SPBU Jongke, Senin (01/06/20) dini hari. Akibat tabrakan itu, pengendara motor berinisial ABS (29) warga RT 04 RW 02 Pucangro, Gudo, Jombang, harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami patah tulang.

Dari informasi yang dihimpun, korban yang mengendarai Honda Supra bernomor polisi AD 5890 QY berasal dari sisi utara hendak menyebrang ke selatan. Sementara mobil Daihatsu Grand Max dengan Nopol AD 1731 RT yang dikendarai anak di bawah umur berinisial AP (17), warga RT 01 RW 04 Kagokan, Gatak, Sukoharjo melintas dari arah barat menuju timur.

Baca Juga :  Akabri 89 Bagikan 10 Ribu Paket Sembako di Kota Solo dan Sekitarnya

Pengendara motor diduga asal nyelonong menyebrang tanpa menengok kanan-kiri. Karena jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tak bisa dihindari.

“Dari keterangan saksi, korban memang tidak melihat kanan kiri sebelum menyebrang. Akhirnya terjadi kecelakaan dan korban sempat terpelanting,” kata Kanit laka Satlantas Polresta Surakarta, Iptu Maryono mewakili Kasatlantas Polresta Surakarta, Kompol Afrian Satya Permadi.

Dia memaparkan, mobil penabrak sendiri sejatinya tak dalam kondisi kencang. Namun karena jarak yang terlalu dekat dan korban tiba-tiba menyebrang jadi penyebab tabrakan.

Baca Juga :  RSUD Bung Karno Solo Bakal Jadi RS Pengobatan Tradisional

“Pengemudi mobil tidak sempat menghentikan kendaraanya. Namun korban selamat. Setelah mendapat laporan, tim piket langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah TKP,” ujar dia.

Disinggung pengendara mobil yang masih di bawah umur, Maryono menyebut saat ini berstatus wajib lapor. Sedangkan untuk dua kendaraan yang terlibat masih disita pihak kepolisian selama proses penyelidikan berlangsung.

“Yang bersangkutan (pengemudi mobil) ternyata tidak memiliki SIM A. Untuk remaja ini dari keterangan sementara baru berangkat dari rumah hendak menghantarkan orangtuanya berjualan ke Pasar,” tegas Maryono. Prabowo